Penyakit Sirosis Hati Waspadai !

Penyakit Sirosis Hati Waspadai !

 

Penyakit Sirosis Hati, Banyak orang yang belum tahu apa itu penyakit sirosis hati, sehingga saat mendengar ada orang yang terkena sirosis hati masyarakat masih bertanya-tanya apa itu penyakit sirosis hati. Sirosis hati adalah penyakit hati kronis yang mengakibatkan rusaknya sel-sel di dalam hati dan juga di dalam jaringan ikat. Sehingga tidak heran jika sirosis hati disebut dengan penyakit kerusakan hati.

Penyakit Sirosis Hati Waspadai !

Penyakit Sirosis Hati Waspadai !

Jika dilihat menggunakan alat medis, sirosis hati bentuknya sudah rusak hal itu dikarenakan hati telah banyak ditumbuhi oleh parut atau benjolan-benjolan di permukaan hati. Struktur hati pun menjadi berubah karena benjolan tersebut.

Pembuluh darah juga menjadi abnormal saat adanya jaringan parut atau benjolan di permukaan hati. Hati tidak berwarna merah lagi namun hati warnanya menjadi kuning bahkan berubah menjadi jingga. Hati yang mengalami kerusakan juga mengerut, kecil dan juga keras. Penyakit sirosis hati merupakan tahap akhir dari penyakit hepatitis.

Klasifikasi berbagai jenis penyakit sirosis hati yang sering dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Sirosis pascahepatits yang dapat terjadi akibat infeksi virus hepatitis B, hepatitis C atau hepatitis kronis aktif tipe autoimun.
  • Sirosis alkoholik yang dapat terjadi akibat minum alkohol berlebihan. Penghentian minum alkohol dapat memulihkan penyakit ini.
  • Sirosis biliaris primer, ditandai oleh peradangan kronis dan obliterasi fibros saluran empedu intrahepatik yang diperkirakan bersifat autoimun.

Gejala Penyakit Sirosis Hati

Penyakit sirosis hati pada tahap awal hanya memunculkan sedikit gejala, tapi ketika fungsi hati sudah berkurang secara signifikan, muncul gejala-gejala seperti:

  • Kehilangan selera makan.
  • Keletihan atau kekurangan energi.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema.
  • Penurunan atau kenaikan berat badan secara tiba-tiba.+
  • Kulit dan putih mata berwarna kuning atau sakit kuning (jaundice).
  • Mual dan muntah.
  • Muntah darah.
  • Kulit mengalami gatal-gatal.

Penyebab Penyakit Sirosis Hati

Penyebab penyakit sirosis hati salah satunya karena adanya pengaruh alkohol. Sebenarnya hati memiliki kemampuan untuk memecah alkohol, akan tetapi jika alkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, alkohol tersebut dapat merusak hati, sirosis hati menular. Sirosis yang terjadi disebabkan oleh pengaruh alkohol disebut dengan sirosis alkoholik.

Penyebab berikutnya dari penyakit sirosis hati adalah Infeksi Virus Hepatitis C kronis, sirosis hati menular. Virus Hepatitis C dalam jangka panjang dapat menyebabkan inflamasi yang pada akhirnya akan menyebabkan sirosis hati. Selain Hepatitis C, Hepatitis B juga diketahui memiliki pengaruh terhadap terjadinya sirosis hati.

Penyebab lain penyebab sirosis hati antara lain adalah adanya Penyakit yang menyebabkan penyumbatan saluran empedu, reaksi terhadap obat obatan medis tertentu, dan terjadinya Infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri dan parasit

Pencegahan terhadap Sirosis Hati

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko terkena sirosis hati :

  • Membatasi konsumsi minuman keras. Penyebab penyakit sirosis hati yang sering terjadi adalah akibat konsumsi minuman keras secara berlebihan. Cara terbaik mencegah mengalami sirosis adalah dengan menghindari minuman keras atau setidaknya membatasi asupan alkohol ke dalam tubuh Anda. Bagi pria, maksimal mengonsumsi 2-2,5 kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari. Sedangkan bagi wanita, maksimal mengonsumsi dua kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari.
  • Melindungi diri dari hepatitis. Penyakit menular seperti hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis. Hepatitis B dan C bisa menular melalui hubungan seks tidak aman dan berbagi jarum suntik bagi pengguna narkotika suntik. Memakai kondom dan melakukan vaksinasi bisa digunakan untuk mencegah terjangkit hepatitis B. Tapi hingga kini belum ada vaksin untuk hepatitis C.
  • Mencegah sirosis hati dengan menerapkan menu makanan sehat. Makanan rendah lemak dalam sayuran dan buah-buahan akan membantu dalam menurunkan lemak berlebih dalam tubuh. Lemak berlebih inilah yang bisa menyebabkan perlemakan hati dan akhirnya menjadi penyakit organ hati.
  • Berolahraga dapat menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap ideal untuk menghindari penumpukan lemak pada hati.

Secara umum, kerusakan sel-sel hati tidak dapat direhabilitasi. Penyakit sirosis hati cenderung semakin memburuk jika penyebab yang mendasari tetap ada. Oleh karena itu perlu upaya untuk memperlambat atau menghentikan penyakit sirosis hati.

Penyakit Sirosis Hati Waspadai !

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*