Obat Liver Bengkak

Obat Liver Bengkak

 

Obat Liver Bengkak – Salah satu penyakit hati yang perlu ditangani dengan serius yaitu penyakit liver bengkak. Penyakit liver bengkak biasanya disebabkan karena penyakit hepatitis yang parah. Penyakit hepatitis disebabkan karena virus ataupun racun yang masuk ke tubuh melalu makanan atau minuman.

Obat Liver Bengkak

Obat Liver Bengkak

Liver bengkak merupakan penyakit pembengkakan pada hati, sehingga hati tidak bisa berfungsi lagi dengan normal atau biasa disebut gangguan fungsi hati. Pembengkakan pada hati terjadi akibat lemak yang terdapat di dalam sel-sel hati tertimbun. Pembengkakan pada hati ini menyebabkan hati tidak dapat berfungsi dengan baik dan menyebabkan timbulnya gejala penyakit liver.

Obat Liver Bengkak

Untuk mengobati liver bengkak, Anda dapat mengobatinya dengan obat liver bengkak dari bahan alami atau tanaman herbal yang ada di sekitar Anda. Berikut beberapa obat liver bengkak yang dapat Anda gunakan, antara lain :

  1. Pegagan

Tanaman pegagan sebagai obat liver bengkak ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan ciri-ciri hati bengkak karena mempunyai efek hepatoprotektor. Berkat kandungan baik pada tanaman inilah, perbaikan serta penguatan sel hati prosesnya akan sempurna dan meningkat pada mekanismenya. Bahkan radikal bebas pun mampu dilawan oleh kandungan asiatikodenya sehingga penyebab kerusakan sel hati tersebut dapat dihindari. Tak hanya itu, pegagan adalah tanaman yang mampu meregenerasi sel-sel liver yang sudah rusak lalu mengembalikan kesehatan sel-sel tersebut.

Anda bisa dengan mudah meramunya dengan cara menyiapkan beberapa lembar daun pegagan, lalu membersihkannya dan lanjut merebusnya. Air rebusan daun pegagan adalah yang bisa Anda minum secara teratur untuk menjadikan liver yang bengkak membaik secara berangsur. Karena bahan ini adalah bahan alami, maka dipastikan tak berefek samping dan aman dikonsumsi.

  1. Kunyit

Apapun yang menjadi faktor penyebab hati bengkak, Anda bisa menggunakan kunyit sebagai pilihan obat herbal lainnya. Kandungan tersebut sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk liver yang bengkak. Anda bisa menjadikan kunyit sebagai obat herbal bagi liver yang bermasalah karena kunyit mampu menjadi solusi pembengkakan dan peradangan. Minyak atsiri di dalam kunyit cukup banyak, yakni 6 persen, sedangkan kurkuminoidnya 5 persen.

Ekstrak kunyit sangat baik untuk kesehatan, bahkan cukup sering diandalkan sebagai obat terkilir maupun bengkak pada area tubuh yang keseleo. Bagi hidung tersumbat pun kunyit dapat menjadi obat manjur. Khusus untuk liver bengkak, Anda bisa mengonsumsinya dengan cara direbus seperti daun pegagan tadi, dan air rebusannyalah yang bisa Anda konsumsi setiap hari sampai kondisi liver membaik. Ambil ekstrak kunyit secara rutin karena baik untuk fungsi hati Anda dan untuk mengobati gangguan kesehatan lainnya.

  1. Sambiloto

Zat andrographolid ada di dalam sambiloto yang menjadikan rasa dari daun ini pahit. Namun sebagai penyebab rasa pahit, sambiloto akan secara efektif mengatasi gejala liver bengkak tanpa menimbulkan efek samping berbahaya. Sambiloto juga merupakan tanaman yang baik untuk membasmi inti sel tumor dengan membuat daya tahan tubuh meningkat.

Daun ini begitu bagus dan mampu menjadikan liver bengkak cepat pulih secara alami karena daun ini juga sekaligus menjadi cara meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk infeksi pun juga sambiloto sangat luar biasa efektif sebab mampu merangsang fagositosis, atau kemampuan sel yang bisa membasmi bakteri dan benda-benda asing berbahaya di dalam tubuh.

Seperti bahan-bahan alami lainnya, yang Anda butuh lakukan hanyalah menyiapkan beberapa lembar daun sambiloto. Cucilah lebih dulu sampai bersih sebelum kemudian Anda rebus sampai mendidih. Airnya sangat berkhasiat untuk memulihkan liver Anda yang bengkak, jadi minumlah secara teratur, terutama setiap hari supaya kondisi liver cepat membaik.

  1. Temulawak

Obat tradisional untuk penyakit liver yang pertama adalah temulawak. Tanaman ini memang sering digunakan sebagsi tips mencegah liver secara alami. Hal ini dikarenakan temulawak memiliki kandungan curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang). Selain itu juga sebagai antihepatotoksin yang sangat berguna untuk melindungi hati dari peradangan.

Seperti yang lainnya, yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan temulawak kering beberapa keping, atau biasanya 6-7 keping untuk direbus bersama 600 ml air. Setelah dibersihkan lebih dulu, barulah Anda merebus temulawak tersebut. Setelah mendidih, angkat dan tunggu lebih hangat sebelum Anda mengonsumsinya; konsumsilah setiap hari sehari paling tidak 3 kali untuk membuat liver bengkak cepat membaik.

  1. Jeruk

Buah jeruk adalah buah yang bisa Anda jadikan pula sebagai obat liver bengkak dan meradang. Jus ekstrak dari 2 buah jeruk adalah obat yang baik dan cara penggunaannya pun sangat sederhana. Anda hanya perlu mengambil jus ekstrak tadi dan mengonsumsinya langsung setiap pagi sebelum perut terisi makana apapun.

Cobalah untuk melakukannya selama 5-7 hari setiap hari tanpa bolong karena efektivitasnya benar-benar bisa dirasakan setelahnya. Meminumnya akan mengaktivasi fungsi liver yang sempat terganggu. Selain pembengkakan berkurang dan sembuh, kandungan vitamin C dan antioksidannya bakal meningkatkan daya tahan tubuh yang sempat menurun.

  1. Pepaya

Buah lainnya yang juga sangat berguna untuk dijadikan obat liver bengkak adalah pepaya, terutama ekstrak dari bijinya. Dengan menumbuk atau menghaluskan bijinya, Anda akan mendapatkan ekstraknya, barulah Anda campurkan 1 sendok makan ekstrak tersebut bersama 10 tetes jus lemon. Kadar vitamin C pada keduanya sangat tinggi sehingga pasti bisa menjadi obat liver yang sekaligus menambah daya tahan tubuh.

Mengonsumsi campuran tadi sehari 1-2 kali adalah yang terbaik untuk perkembangan kesembuhan organ hati Anda. Namun supaya hasilnya lebih maksimal, pastikan bahwa Anda terus mengonsumsi selama 1 bulan paling tidak. Alternatifnya, Anda bisa makan pepaya mentah atau matang yang ditaburi dengan lada hitam; lakukan sehari 1 kali.

Obat Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanaman Obat Tradisional Liver

Tanaman Obat Tradisional Liver

 

Tanaman Obat Tradisional Liver – Penyakit liver atau hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati. Organ tubuh yang bertempat di bawah diafragma ini merupakan organ tubuh yang paling penting. Banyak orang yang terganggu kesehatannya dari organ ini. Hal ini disebabkan penyakit liver/hati mempunyai banyak fungsi dalam tubuh.

Tanaman Obat Tradisional Liver

Tanaman Obat Tradisional Liver

Tanaman Obat Tradisional Liver

Disekitar kita terdapat berbagai macam jenis tanaman obat, termasuk tanaman obat liver. Cara mengobati penyakit liver dengan menggunakan tanaman obat tradisional liver bisa menjadi pilihan untuk Anda. Dengan menggunakan rempah-rempah yang ada di sekeliling kita, penyakit liver atau hepatitis yang kita kenal dengan penyakit kuning harus diwaspadai karena kalau dibiarkan tanpa pengobatan akan berdampak negatif bisa mengakibatkan kematian. Berikut beberapa jenis tanaman obat tradisional liver, antara lain :

  1. Pegagan

Kandungan-kandungan baik di dalam tanaman ini cukup banyak, di antaranya adalah Zat samak, Vallerine, Besi, Magnesium, Kalsium, Natrium, Kalium, Karotenoid, Meso-inositol, Madasiatic acid, Brahmic acid, Brahminoside, Asiaticoside, Madecassoside, Brahmoside, Centellose, Isothankuniside, Thankuniside.

Tanaman obat tradisional liver pegagan ini dapat di ramu dengan mudah : siapkan beberapa lembar daun pegagan, lalu membersihkannya dan lanjut merebusnya. Air rebusan daun pegagan adalah yang bisa Anda minum secara teratur untuk menjadikan liver yang bengkak membaik secara berangsur. Karena bahan ini adalah bahan alami, maka dipastikan tak berefek samping dan aman dikonsumsi.

  1. Kunyit

Apapun yang menjadi faktor penyebab hati bengkak, Anda bisa menggunakan kunyit sebagai pilihan obat herbal lainnya. Pada kunyit, terdapat kandungan-kandungan sebagai berikut: Minyak atsiri, Vitamin C, Fosfor, Protein, Kalium, Kurkuminoid.

Kandungan tersebut sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk liver yang bengkak. Anda bisa menjadikan kunyit sebagai obat herbal bagi liver yang bermasalah. Cara membuat obat dari tanaman obat tradisional liver : cara nya sama dengan merebus daun pegagan tadi, dan air rebusannyalah yang bisa Anda konsumsi setiap hari sampai kondisi liver membaik. Ambil ekstrak kunyit secara rutin karena baik untuk fungsi hati Anda dan untuk mengobati gangguan kesehatan lainnya.

  1. Sambiloto

Zat andrographolid ada di dalam sambiloto yang menjadikan rasa dari daun ini pahit. Namun sebagai penyebab rasa pahit, sambiloto akan secara efektif mengatasi gejala liver tanpa menimbulkan efek samping berbahaya. Sambiloto juga merupakan tanaman yang baik untuk membasmi inti sel tumor dengan membuat daya tahan tubuh meningkat.

Seperti bahan-bahan alami lainnya, yang Anda butuh lakukan hanyalah menyiapkan beberapa lembar tanaman obat tradisional liver daun sambiloto. Cucilah lebih dulu sampai bersih sebelum kemudian Anda rebus sampai mendidih. Airnya sangat berkhasiat untuk memulihkan liver Anda yang bengkak, jadi minumlah secara teratur, terutama setiap hari supaya kondisi liver cepat membaik.

  1. Temulawak

Satu lagi bahan alami yang memiliki kandungan kurkumin yang artinya bisa juga dijadikan sebagai anti radang atau anti-inflamasi. Bahkan temulawak juga diketahui berkandungan sifat anti hepatotoksik sehingga akan memberikan perlindungan ekstra bagi organ hati dari kondisi peradangan hati secara maksimal. Tanaman Obat Tradisional Liver

Khasiat dari temulawak ini sudah jelas bagus dan mampu dipertanggungjawabkan akan kebenarannya. Tak hanya kurkumin, kandungan minyak atsiri pun sangat tinggi sehingga tak heran kalau banyak orang mengandalkan temulawak sebagai cara meningkatkan nafsu makan. Temulawak juga adalah cara yang baik untuk membersihkan perut serta melancarkan ASI bagi ibu-ibu yang sedang menyusui. Tanaman Obat Tradisional Liver

Gangguan pada liver atau hati dikarenakan infeksi virus atau bakteri pun sangat bisa diatasi dengan rempah satu ini. Untuk penyakit hati, temulawak dipercaya manjur sebagai obat alami dan bahkan telah terbukti mampu membuat kadar kolesterol menurun di dalam sel hati dan darah. Ini semua berkat zat kurkumin serta minyak atsirinya.

Seperti yang lainnya, yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan temulawak kering beberapa keping, atau biasanya 6-7 keping untuk direbus bersama 600 ml air. Setelah dibersihkan lebih dulu, barulah Anda merebus temulawak tersebut. Setelah mendidih, angkat dan tunggu lebih hangat sebelum Anda mengonsumsinya; konsumsilah setiap hari sehari paling tidak 3 kali untuk membuat liver bengkak cepat membaik.

  1. Amla atau Indian Gooseberry

Bahan lainnya yang bisa dijadikan obat herbal bagi hati yang membengkak adalah amla atau mungkin Anda sudah familiar dengan nama Indian gooseberry. Bahan ini sudah cukup sering digunakan dalam mengatasi masalah liver, apapun penyebab liver bengkak. Karena antioksidan serta mineral dan vitamin C-nya, maka bahan ini dipercaya sangat efektif untuk mengobati masalah hati selama bertahun-tahun.

Inflamasi atau peradangan serta pembengkakan dapat berkurang berkat kandungan-kandungan tersebut. Akumulasi toksin yang ada pada tubuh pun akan dibuang dengan mengonsumsi bahan ini secara rutin. Selain itu, obat herbal ini juga akan membantu meningkatkan imunitas tubuh secara alami. Tanaman Obat Tradisional Liver

Untuk menguatkan liver, Indian gooseberry merupakan salah satu bahan yang tepat. Cukup dengan mengombinasikan 300 gram bubuk Indian gooseberry ini bersama dengan bubuk jahe 100 gram, Anda akan mendapatkan ramuan obatnya. Belum selesai di situ, Anda bisa mengambil 1 sendok teh dari campuran ini untuk dicampur bersama air 1 gelas.

Minumlah setiap hari ramuan ini secara rutin dan lebih disarankan untuk dikonsumsi 2 kali dalam sehari, yakni setiap pagi dan sore. Hasilnya dalam menyembuhkan penyakit liver bengkak cukup efektif namun Anda butuh kesabaran dan ketelatenan dalam mengonsumsi obat ini. Tanaman Obat Tradisional Liver

Tanaman Obat Tradisional Liver

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

 

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis – Liver merupakan istilah medis untuk organ hati, dimana penyakit hati ini sangat banyak jenisnya, seperti hepatitis B kronik, sirosis, kanker hati (hepatoma), dll. Hati adalah organ padat paling besar yang berada di dalam tubuh manusia. Hati atau liver memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, berikut ini beberapa fungsi hati di dalam tubuh, antara lain :

  • Menyimpan nutrisi berlebih dan mengembalikan sebagian nutrisi ke dalam aliran darah.
  • Memproduksi protein dalam darah untuk membantu penggumpalan, pengiriman oksigen, dan fungsi kekebalan tubuh.
  • Membantu menyimpan gula dalam bentuk glikogen.
  • Menyingkirkan unsur berbahaya dalam aliran darah, termasuk di antaranya minuman keras dan obat-obatan.
  • Menghancurkan lemak jenuh dan menghasilkan kolesterol.
  • Memproduksi cairan empedu, yaitu unsur yang dibutuhkan untuk mencerna makanan.
Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

Penyebab sakit liver bisa karena beberapa hal.Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam detoksifikasi, mengatur metabolisme tubuh dan membentuk antibody untuk sistem pertahanan tubuh.

Anda bisa terkena sakit liver jika anda mengkonsumsi banyak obat-obatan ataupun makanan yang mengandung banyak zat-zat kimia. Zat kimia tidak bisa diproses oleh hati anda dengan mudah. Ketika hati anda bekerja dengan sangat keras, anda akan mambuat hati anda dalam kondisi yang sangat buruk dan akhirnya anda akan terjangkit sakit liver kronis. Keracunan juga bisa menjadi alasan mengapa anda mempunyai sakit liver. Kita sebaiknya mengetahui beberapa hal tentang liver sebelum kita melakukan tindakan. Penyebab sakit liver kronis sering dikaitkan dengan minuman beralkohol.

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

Apabila seseorang mengalami suatu ciri-ciri penyakit liver kronis, kita dapat mengenali ciri-ciri penyakit liver kronis tersebut, antara lain :

  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu mengalami perubahan warna kulit tubuh yang mudah sekali dikenali. Kulit dan mata akan terlihat seperti warna kekuning-kuningan, dan lingkaran kulit dibawah mata terlihat gelap yang kemudian banyak orang menyebutnya dengan penyakit kuning.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu air kemih yang dikeluarkan berubah menjadi warna kuning gelap atau kuning pekat disertai bau yang menyengat. Tak hanya itu juga mengakibatkan BAB menjadi tidak lancar. BAB yang lancar dan bagus adalah setiap pagi setiap hari guna untuk memperbaharui asupan nutrisi dan gizi terbaru bagi tubuh.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu mengalami penurunan nafsu makan bahkan sampai kehilangan nafsu makan yang kemudian akan berimbas pada penurunan berat badan secara drastis. Bahkan adapula yang mengalami anemia (kurang darah), perut sering merasa mual, perut terasa kembung, penuh gas dan terjadi gangguan pencernaan setelah makan.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu terjadi perubahan bentuk penampilan tubuh dan kuku. Beberapa wanita yang mengalami gangguan hati terlihat dari bentuk kuku jari yang melengkung dan mengalami keputihan yang tidak normal. Dalam hal ini apabila wanita yang mengalami gangguan fungsi hati.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu menimbulkan masalah pada kerusakan kulit, seperti kulit kering, gatal, eksim, jerawat, psoriasis dan lainnya.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu mengalami pendarahan pada hidung (mimisan) dan mudah sekali memar jika terbentur atau terjatuh yang menunjukkan kekurangan protein.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu mengalami gangguan fungsi hati. Gangguan fungsi hati juga dapat disebabkan oleh kurangnya konsumsi air mineral secara teratur dan seimbang sehingga organ tubuh kekurangan banyak cairan termasuk hati. Sehingga penderita yang mengalami gangguan fungsi hati sering merasa haus yang berlebihan dan sering mengalami buang air kecil. Diketahui bahwa air putih sangat diperlukan oleh tubuh guna mempermudah tubuh dan organ tubuh lainnya untuk mencerna makanan, membuang racun atau toksin, membantu tubuh untuk menghasilkan enzim dan segala manfaat terbesar dari konsumsi air putih minimal 8 – 10 gelas per hari.
  • Ciri-ciri penyakit liver kronis yaitu sering mengalami sakit kepala, pusing, kejang dan rasa cepat lelah, lemah, letih, lesu dan sehingga mengalami perubahan perasaan atau mood seperti mudah stress, mudah tersinggung, dan depresi.

Jika ciri-ciri penyakit liver kronis tersebut di atas menimpa diri anda maka waspadalah karena kemungkinan besar anda menderita penyakit liver. Untuk itu segeralah untuk melakukan pengobatan dengan Obat Penyakit Liver Alami.

Ciri-Ciri Penyakit Liver Kronis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

 

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami – Penyakit liver merupakan salah satu penyakit yang tergolong penyakit yang sangat berbahaya. Hal ini disebabkan karena peran liver atau hati yang sangatlah penting untuk tubuh kita karena sebagai alat ekskresi manusia yang membantu fungsi ginjal untuk memecah senyawa-senyawa yang ada pada trubuh yang bersifat racun. Selain itu, hati juga merupakan organ tubuh penghasil amonia, urin serta asam urat yang memanfaatkan nitrogen serta asam amino. Racun yang ada pada tubuh dipecah oleh hati kemudian hasilnya dikeluarkan melewati empedu serta feses yang menurut ilmu kedokteran dinamakan dengan detoksifikasi. Karena itulah penyakit liver sangat berbahaya dan harus diwaspadai dan ditangani dengan cepat.

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

Oleh karna itu ada baiknya jika kita lebih berhati-hati agar terhindar dari penyakit ini. Namun jika sudah terlanjur terdiagnosis penyakit liver sebaiknya Anda sering melakukan pemeriksaan dan mencari cara pengobatan penyakit liver kronis.

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

Pengobatan penyakit liver secara alami atau tradisional bisa menjadi pilihan untuk Anda. Dengan menggunakan rempah-rempah yang ada di sekeliling kita, penyakit liver atau hepatitis yang kita kenal dengan penyakit kuning harus diwaspadai karena kalau dibiarkan tanpa pengobatan akan berdampak negatif bisa mengakibatkan kematian, ada banyak penyebab timbulnya penyakit liver seperti karena keturunan, kekurangan gizi waktu masih didalam kandungan, kelainan sistem metabolisme atau kerusakan proses dalam pencernaan, infeksi atau adanya bakteri, minuman alkohol atau sering meminum minuman yang bersoda, pernah melakukan operasi bagian dalam tubuh dan efek samping dari obat-obatan kimia yang penggunaanya secara terus-menerus dan rokok.

Dibawah ini beberapa cara pengobatan penyakit liver secara alami tanpa efek samping :

  1. Temulawak (Curcuma Xathoriza)

Pengobatan penyakit liver secara alami dengan temulawak. Temulawak (Curcuma Xanthoriza) curcumin dari ekstrak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver, dan memperkuat sel-sel liver, seta meningkatkan daya tahan tubuh. Rimpang temulawak mengandung curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik yang sangat berguna untuk melindungi kesehatan hati radang hati.

  1. Sambiloto (Andrographis Paniculata)

Pengobatan penyakit liver secara alami dengan sambiloto. Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat andrographolid. Fungsi dari zat andrographolid adalah merusak inti sel tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh, daun ini sangat bagus. Selain itu sambiloto juga efektif untuk infeksi dan merangsang fagositosis yaitu kemampuan sel dalam bekerja membunuh benda asing seperti bakteri, virus, dan sebagainya yang masuk kedalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai sumber penyakit (sebagai imunostimulan). Sambiloto juga dapat digunakan untuk pengobatan penyakit liver.

  1. Pegagan (Centella Asiatica)

Pengobatan penyakit liver secara alami dengan pegagan. Pegagan memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside dimana mekanismenya menigkatkan perbaikan dan penguatan sel hati disamping itu pula asiatikoside bertindak sebagai pengangkap radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Selain itu fungsi dari Pegagan adalah meregenerasi sel-sel liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel yang sehat.

  1. Kunyit ( Curcuma Domestica)

Pengobatan penyakit liver secara alami dengan kunyit. Kunyit (Curcuma domestica) bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan. Beberapa kandungan kimia dari rimpang kunyit yang telah diketahui yaitu minyak atsiri sebanyak 6% yang terdiri dari golongan senyawa monoterpen dan sesquiterpen (meliputi zingiberen, alfa, turmerone), zat warna kuning yang disebut kurkuminoid sebanyak 5% (meliputi kurkumin 50-60%, modesmetoksikurmumin dan bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi,dan vitamin C.

Dari ketiga senyawa kurkuminoid tersebut, kurkumin merupakan komponen terbesar. Sering kadar total kurkuminoid dihitung sebagai % kurkumin, karena kandungan kurkumin paling besar dibanding komponen kurkuminoid lainnya. Karena alasan tersebut beberapa penelitian baik fitokimia maupun farmakologi lebih ditekankan pada kurkumin.

Itulah beberapa cara pengobatan penyakit liver secara alami yang dapat Anda terapkan. Jagalah selalu kesehatan dan kebersihan diri Anda dan lingkungan disekitar Anda agar terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya. Semoga artikel mengenai cara pengobatan penyakit liver secara alami diatas dapat bermanfaat untuk kita semua.

Pengobatan Penyakit Liver Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hepatitis Pada Anak

Hepatitis Pada Anak

 

Hepatitis Pada Anak – Penyakit yang terjadi pada organ hati yang disebut dengan hepatitis merupakan penyakit serius yang bisa berakibat fatal bagi orang dewasa maupun pada anak-anak bahkan pada bayi sekalipun. Kita pernah sedikit membahas mengenai penyakit hepatitis dan yang dimaksud dengan pengertian penyakit hepatitis adalah merupakan penyakit peradangan pada sel yang menyerang hati. Hepatitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan cara disebarkan oleh kotoran atau tinja yang melalui makanan (fecal-oral)bukan melalui interaksi aktivitas atau melalui darah.

Hepatitis Pada Anak

Hepatitis Pada Anak

Ada 5 macam virus hepatitis yang dinamai sesuai abjad. Kelima virus itu adalah virus hepatitis A (VHA), virus hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC), virus hepatitis D (VHD) dan virus hepatitis E (VHE). Virus-virus ini terus berkembang dan bahkan diperkirakan sedikitnya masih ada 3 virus lagi yang dapat menyebabkan hepatitis.

Virus penyakit hepatitis dapat berpindah dari seorang penderita ke orang yang sehat. Jika kekebalan tubuh seseorang sedang lemah, virus akan menjangkiti tubuh orang yang sehat. Walau sebenarnya, virus dapat dibersihkan oleh antibodi manusia itu sendiri jika sistem kekebalan tubuhnya baik. Gejala tanda penyakit hepatitis bisa pula terlihat semenjak dari bayi setelah melahirkan dan juga pada balita.

Hepatitis pada anak atau pada usia bayi, penyakit hepatitis ini lebih banyak muncul di awal-awal usia bayi (sekitar 2 bulan). Para ahli meyakini bahwa 80% kasus bayi hepatitis dialibatkan oleh adanya infeksi virus pada proses persalinan maupun pasca melahirkan. Pencegahan yang paling umum yang kita kenal adalah dengan melakukan imunisasi hepatitis.

Seperti apa gejala hepatitis pada anak ?

Peran orang tua sangat penting pula untuk bisa mengenali akan ciri tanda hepatitis anak bayi. Salah satu gejala hepatitis pada anak adalah kondisi anak terlalu tinggi bilirubin dalam darah bayi (zat racun yang dihasilkan oleh hati). Gejala tersebut terlihat dari tampilan fisik warna kuning pada kulit dan bagin bola mata bayi, urin berwarna gelap, dan faeces berwarna pucat.

Tanda gejala hepatitis anak dapat pula kita kenali dengan anak bisa langsung mendadak lemah dan berat badan tidak bertambah bahkan cenderung menurun. Kondisi ini karena biasanya anak dengan hepatitis kehilangan nafsu makan, sehingga anak akan kekurangan nutrisi dan juga energi.

Jika Anda merasa bahwa gejala-gejala tersebut terjadi pada anak-anak Anda, bergegaslah membawanya ke dokter agar penanganan yang tepat dapat segera diberikan.

Apa penyebab hepatitis pada anak ?

Hepatitis pada anak dan bayi erat pula hubungannya dengan kesehatan ibu anak dan terutama pada seorang ibu yang mengandungnya. Untuk itu bagi ibu hamil yang positif terinfeksi virus hepatitis, hendaklah rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Sehingga tenaga kesehatan Dokter akan bisa mengambil langkah-langkah pencegahan dan pertolongan pertama agar sang bayi tidak tertular virus hepatitis dari sang ibu.

Pengobatan yang umum dilakukan ialah dengan memberikan obat-obatan simtomatik atau obat-obatan yang berfungsi dalam menghilangkan gejala penyakit. Tidak ada obat yang secara spesifik atau khusus untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis ini.

Kemudian, langkah berikutnya yang perlu dilakukan ialah meningkatkan daya tahan tubuh anak dengan mengharuskannya banyak istirahat dan memberikannya asupan nutrisi yang cukup dengan kualitas gizi terpenuhi.

Tentu saja bijak jika langkah ini sudah dilakukan sejak awal sebagai pencegahan terhadap serangan penyakit ini. Suntikan immunoglobin ketika bayi baru lahir juga dapat membantu memberikan anak Anda kekebalan dari penyakit ini.

Imunisasi dapat dilanjutkan ketika anak sudah berusia 2 tahun dengan diberikannya vaksinasi hepatitis, dimana itu diulangi lagi setiap enam bulan sekali. Perlu diketahui, bahwa anak-anak yang diberi vaksinasi hanya satu kali, lebih rentan terhadap hepatitis.

Pemberian vaksinasi tersebut tentu saja harus mempertimbangkan saran dokter, yang memiliki pengetahuan terkait kondisi bayi/anak Anda. Dan berikut merupapakan tips-tips umum yang dapat dilakukan supaya anak Anda terhindar dari serangan virus hepatitis.

  • Memberikannya imunisasi secara rutin berdasarkan petunjuk yang diberikan pihak medis.
  • Berhati-hatilah ketika memberinya konsumsi obat-obatan.
  • Memberikannya makanan yang sehat dan terjamin kualitas gizinya.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para orang tua untuk menghindarkan anak-anaknya dari serangan virus hepatitis. Pada dasarnya, yang diperlukan hanya konsistensi dan ketelatenan dalam memberikan perhatian dan penjagaan kepada buah hati Anda, baik dari mulai pemberian vaksin, sampai memberikannya makanan-makanan bergizi dan berkualitas.

Hepatitis Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami

Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami

 

Penyakit liver terjadi akibat infeksi virus/bakteri pada hati sehingga tidak dapat bekerja maksimal sebagai metabolisme tubuh. Siapa saja memiliki resiko terkena penyakit ini, baik itu anak, remaja, dewasa dan lanjut usia. Penyakit yang menyerang salah satu organ vital yaitu hati ini membuat penderita sakit kuning dengan disertai : Lesu, Lelah, Lemah, Lunglai dan Letih.

Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami

Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami

Penyakit liver dapat disebabkan oleh kelainan hati (bawaan sejak lahir) atau karena infeksi virus dan bakteri, faktor makanan, serta gangguan pada proses metabolisme. Bahaya penyakit liver bisa mengakibatkan penderita mengalami kerusakan hati atau komplikasi lain seperti radang hati atau bisa terjadi juga kanker hati yang akan menyebabkan kematian semakin dekat. Kondisi tersebut akan terjadi jika sebelumnya penderita kurang sadar gejala dan tidak melakukan pengobatan apapun.

Apa fungsi liver ?

Liver atau hati adalah salah satu organ manusia yang sangat penting dan beada di bawah tulang rusuk dan sedikit lebih rendah di sisi kanan. Adapun fungsi utama hati yaitu dapat membantu tubuh untuk membersihkan darah. Selain itu liver atau hati juga memiliki manfaat lain yang tidak kalah pentingnya yaitu menyingkirkan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu sebenarnya masih banyak juga fungsi dan manfaat liver bagi kesehatan, maka jika hati mengalami gangguan atau masalah tentu saja akan berdampak pula terhadap kesehatan tubuh yang lainnya. Melihat begitu pentingnya hati atau liver untuk tubuh sudah sepantasnya jika seseorang selalu berusaha melindungi serta merawat kesehatan hati. Berikut ini akan dijelaskan mengenai tips mencegah penyakit liver secara alami.

Tips dan Cara Mencegah Penyakit Liver

Berikut ini beberapa tips mudah yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah penyakit liver, diantaranya :

  1. Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Cara mencegah penyakit liver yaitu dengan selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang pada kulit tangan mati. Cara mencegah sakit liver dimulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dsb.

  1. Rajin Mengkonsumsi Air Mineral Minimal Sehari 8-10 Gelas

Cara mencegah penyakit liver yaitu dengan rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.

  1. Menghindari Makanan Yang Banyak Mengandung Lemak Jenuh Dan Bahan Pengawet

Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Cara mencegah penyakit liver dapat dilakukan dengan menghindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya.

  1. Banyak Mengkonsumsi Sayur Dan Buah

Buah dan sayur merupakan sumber energi yang mengandung gizi, mineral, zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah dan sayur. Mencegah sakit liver dengan rajin mengkonsusmi yang banyak mengandung vitamin A, B, C dan D serta vitamin lainnya. Buah yang aman dikonsumsi bagi penderita sakit liver atau hati seperti buah pepaya, jeruk, pisang, apel, mangga dan macam buah lainnya dan yang harus dihindari adalah buah nanas, nangka, durian. Ketiga buah tersebut mengandung zat yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan hati.

  1. Menerapkan Dan Menyeimbangkan Nilai Gizi Yang Dibutuhkan Tubuh

Mengkonsusmsi makanan yang diperkaya dengan karbohidrat, protein, zat besi dan zat gizi lainnya sangat penting dibutuhkan tubuh. Dengan menyeimbangkan kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh, misalnya ikan, telur, roti, gandum, nasi merah, kacang polong, kacang merah dsb. Tentunya semua itu harus di imbangi dengan gaya hidup, kebiasaan hidup yang baik dengan menghindari kebiasaan buruk. Satu hal yang paling penting bagi penderita yang terdiagnosa terserang penyakit hati adalah menghindari makanan dengan selera pedas, menghindari makanan yang mengandung rasa masam, hindari penggunaan saus, mengurangi kebiasaan minum air dingin, gorengan dan jenis makanan lainnya.

  1. Olahraga Yang Teratur Setiap Harinya

Olahraga yang teratur setiap harinya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan anda minimal 2 kali dalam seminggu minimal 1-2 jam per session.

Nahh, itulah 6 Tips dan Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami yang dapat Anda lakukan. Semoga bermanfaat…

 

Cara Mencegah Penyakit Liver Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Hati

Penyebab Kanker Hati

 

Penyebab Kanker Hati – Hati merupakan organ terbesar kedua setelah kulit, hati terletak di perut bagian kanan atas tepat dibawah diafragma. Fungsi Hati sangat penting dan banyak antara lain menyimpan nutrisi, menetralisir racun, menghasilkan protein, mengubah lemak menjadi energi, dan lain-lain. Bisa terbayang bukan bagaimana jika fungsinya terganggu terutama karena penyakit kanker hati.

Penyebab Kanker Hati

Penyebab Kanker Hati

Kanker hati adalah kanker yang tumbuh dan berasal dari sel-sel hati atau sel liver, dan bukan kanker yang berasal dari organ tubuh lainnya. Inilah yang disebut sebagai kanker hati primer, sedangkan jika kanker hati berasal dari organ lain yang kemudian menyebar ke hati disebut kanker hati skunder. Disini akan kita pelajari lebih jauh tentang penyebab kanker hati.

Apa penyebab kanker hati ?

Penyebab dan bagaimana terjadinya perubahan pada sel-sel dalam kanker hati masih belum bisa dipastikan. Walau demikian, risiko kanker hati sepertinya meningkat seiring dengan kerusakan pada organ hati, seperti penyakit sirosis. Tetapi, tidak semua kasus sirosis akan berujung pada kanker hati.

  • Kaitan sirosis dengan kanker hati

Kanker hati berkaitan erat dengan sirosis, dimana terjadi pembentukan jaringan parut pada organ hati. Pada keadaan sirosis, jaringan hati yang normal digantikan oleh jaringan parut sehingga hati menjadi mengeras. Akibat sirosis, fungsi hati mulai menurun. Perlu diingat bahwa tidak semua penderita sirosis akan mengalami kanker hati.

  • Infeksi virus hepatitis B

Hepatitis B adalah virus yang menyebar melalui darah yang terkontaminasi. Selain itu virus ini juga menyebar lewat cairan tubuh lain seperti air liur, air mani, dan cairan vagina. Sebagian pengidap hepatitis B menderita gejala yang sama dengan yang diidap penderita kanker hati dan berisiko mengalami luka parut yang meluas pada organ hati. Luka parut adalah jaringan hati yang terbentuk ketika jaringan yang normal dan lunak menjalani proses luka.

Faktor etnis diduga berpengaruh pada potensi risiko pengidap infeksi hepatitis B berkembang menjadi kanker hati. Orang Asia yang terinfeksi hepatitis B memiliki risiko lebih tinggi di atas rata-rata terkena kanker hati, terlepas dari entah mereka juga menderita sirosis hati atau tidak. Lain halnya dengan penderita hepatitis B beretnis lain, risiko mereka untuk terkena kanker hati hanya naik jika mereka juga menderita sirosis atau penyakit hati yang lain seperti hepatitis C. Kombinasi merokok dan mengidap hepatitis B membuat risiko terkena kanker hati menjadi lebih tinggi.

  • Infeksi hepatitis C

Dalam jangka panjang, pengidap hepatitis C dapat mengalami peradangan dan  kerusakan pada hati. Jika Anda adalah pengidap hepatitis C, jauhkan diri Anda dari rokok. Pengidap hepatitis C yang merokok lebih berisiko terkena kanker hati di kemudian hari. Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat hepatitis C tertinggi di Asia Tenggara. Salah satu metode penyebaran hepatitis C di Indonesia adalah penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi.

  • Penyakit perlemakan hati non alkoholik

Penyebab pasti penyakit perlemakan hati non alkoholik (non-alcoholic fatty liver disease) masih belum bisa dijelaskan dengan pasti. Namun penyakit ini kerap diasosiasikan dengan obesitas dan diabetes tipe 2.

Perlemakan hati non-alkoholik merupakan kondisi yang umum dan tidak menyebabkan gejala yang jelas pada kebanyakan penderitanya. Lemak yang menumpuk dalam jaringan hati menyebabkan terjadinya penyakit ini.

  • Akibat buruk minuman keras

Lain dari organ tubuh lainnya, hati merupakan suatu organ dengan ketahanan yang kuat. Hal ini disebabkan karena sel-sel hati mampu beregenerasi setelah mengalami cedera.

Setiap kali Anda mengonsumsi minuman keras, organ yang kuat dan lunak ini akan menyaring zat berbahaya dalam alkohol dari darah Anda. Penyaringan ini membuat beberapa sel hati akan mati.

Sel hati memang mampu beregenerasi membuat sel baru. Namun betapa kuatnya pun organ ini, konsumsi minuman keras yang berlebihan dan dalam jangka panjang dapat merusak hati secara permanen. Jika Anda terus menerus mengonsumsi minuman keras berlebihan selama bertahun-tahun, hati Anda akan kehilangan kemampuan untuk beregenerasi.

Faktor dari Risiko Lain

Penyebab kanker hati juga dipicu oleh beberapa faktor lain berikut ini :

  • Hepatitis autoimun

Kondisi genetik yang jarang terjadi ini  muncul saat sistem imun atau ketahanan alami tubuh yang biasanya melawan infeksi justru menyerang sel-sel hati yang sehat. Risiko pengidap hepatitis autoimun terhadap kanker hati lebih kecil dibandingkan penderita sirosis atau gangguan hati lain.

  • Sirosis bilier primer

Penyebab dasar sirosis bilier primer masih belum diketahui dengan pasti. Penyakit ini menyerang saluran empedu, yaitu jaringan pipa yang berfungsi mengalirkan empedu ke sistem pencernaan. Kerusakan saluran empedu kemudian menimbulkan penumpukan empedu di dalam hati. Penumpukan ini merusak organ tersebut dan menyebabkan sirosis. Sekitar 5% pengidap sirosis saluran empedu stadium lanjut diperkirakan akan menderita kanker hati di masa yang akan datang.

  • Hemokromatosis

Sekitar sepuluh persen pengidap sirosis akibat hemokromatosis menderita kanker hati. Hemokromatosis adalah kondisi genetis saat tubuh menyimpan terlalu banyak zat besi yang diserap dari makanan. Zat besi yang menumpuk akhirnya mencapai kadar yang meracuni dan merusak organ hati.

Itulah informasi mengenai penyebab kanker hati dan beberapa fakor penyebab kanker hati. Semoga bermanfaat….

Penyebab Kanker Hati

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

 

Bagaimana cara mencegah sirosis hepatis ? Sirosis adalah kerusakan hati jangka panjang atau kronis yang menyebabkan luka pada hati. Perkembangan penyakit yang perlahan-lahan mengakibatkan jaringan sehat digantikan oleh jaringan rusak. Dan pada akhirnya, hati tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Jaringan yang rusak akan menghambat aliran darah yang melewati hati. Fungsi hati dalam memproses nutrisi, hormon, obat  dan racun yang diproduksi tubuh akan melambat. Produksi protein dan unsur lain yang terjadi di dalam hati juga akan terhambat.

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Kerusakan pada hati yang disebabkan oleh sirosis tidak bisa diperbaiki dan bahkan bisa menyebar lebih luas hingga akhirnya hati tidak bisa berfungsi dengan benar. Kondisi inilah yang sering disebut dengan istilah gagal hati. Sebelum sirosis menyebabkan gagal hati, perkembangannya berlangsung bertahun-tahun. Penanganan yang dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan penyakitnya. Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Berikut ini beberapa cara mencegah sirosis hepatis yang dapat Anda lakukan, antara lain :

  1. Membatasi Konsumsi Minuman Keras

Penyebab sirosis yang sering terjadi adalah akibat konsumsi minuman keras secara berlebihan. Cara mencegah sirosis hepatis adalah dengan menghindari minuman keras atau setidaknya membatasi asupan alkohol ke dalam tubuh Anda. Bagi pria, maksimal mengonsumsi 2-2,5 kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari. Sedangkan bagi wanita, maksimal mengonsumsi dua kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari.

  1. Melindungi Diri Dari Hepatitis

Penyakit menular seperti hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis, oleh karena itu cara mencegah sirosis hepatis yaitu hindarkan diri dari hepatitis. Hepatitis B dan C bisa menular melalui hubungan seks tidak aman dan berbagi jarum suntik bagi pengguna narkotika suntik. Memakai kondom dan melakukan vaksinasi bisa digunakan untuk mencegah terjangkit hepatitis B. Tapi hingga kini belum ada vaksin untuk hepatitis C.

  1. Menu Makanan Sehat

Salah satu cara mencegah sirosis hepatis adalah dengan menerapkan pola menu makanan sehat dan bergizi. Makanan rendah lemak dalam sayuran dan buah-buahan akan membantu dalam menurunkan lemak berlebih dalam tubuh, mencegah sirosis hati. Lemak berlebih inilah yang bisa menyebabkan perlemakan hati dan akhirnya menjadi penyakit organ hati. Cara Mencegah Sirosis Hepatis

  1. Berolahraga

Berolahraga dapat menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap ideal untuk menghindari penumpukan lemak pada hati. Cara Mencegah Sirosis Hepatis

  1. Menjaga Kebersihan

Cara mencegah sirosis hepatis adalah dengan menjaga kebersihan. Siapapun memang harus menjaga kebersihan, baik diri maupun lingkungan. Mengapa? Karena kebersihan adalah salah satu cara yang tepat untuk menghindarkan berbagai macam virus yang bisa menyerang tubuh. Cara Mencegah Sirosis Hepatis

  1. Hati-hati Dalam Mendonor Darah

Cara mencegah sirosis hepatis dengan hati-hati dalam mendonor darah. Anda harus memperhatikan apakah darah donor tercemar virus hepatitis atau tidak.

Cara mencegah sirosis hepatis lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan mengkonsumsi suplemen S.Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Suplemen S.Lutena ini dapat membantu tubuh untuk memulihkan kesehatan, namun apabila konsumsinya dihentikan, sedangkan sel-sel yang sakit & rusak belum sepenuhnya pulih, maka penyakit dapat muncul kembali. Jika tubuh telah benar-benar sembuh dari sakit, maka tidak masalah bila konsumsinya dihentikan.

Sudah banyak orang yang membuktikan khasiat dari Suplemen S.Lutena. Jadi tunggu apalagi ?! Kini Giliran ANDA !! Segera pesan Suplemen S.Lutena agar tidak KEHABISAN STOCK !!

S-Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus/Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Sirosis Hepatis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Sirosis Hepatis

Penyebab Sirosis Hepatis

 

Apa penyebab sirosis hepatis ? Sebelum membahas mengenai Penyebab Sirosis Hepatis, Anda harus tahu terlebih dahulu apa itu Sirosis Hepatis. Sirosis adalah suatu kondisi di mana jaringan hati yang normal digantikan oleh jaringan parut (fibrosis) yang terbentuk melalui proses bertahap. Jaringan parut ini memengaruhi struktur normal dan regenerasi sel-sel hati. Sel-sel hati menjadi rusak dan mati sehingga hati secara bertahap kehilangan fungsinya.

Penyebab Sirosis Hepatis

Penyebab Sirosis Hepatis

Hati (liver) sebagaimana diketahui adalah organ di bagian kanan atas perut yang memiliki banyak fungsi, di antaranya:

  • Menyimpan glikogen (bahan bakar untuk tubuh) yang terbuat dari gula. Bila diperlukan, glikogen dipecah menjadi glukosa yang dilepaskan ke dalam aliran darah.
  • Membantu proses pencernaan lemak dan protein.
  • Membuat protein yang penting bagi pembekuan darah.
  • Mengolah berbagai obat yang mungkin Anda minum.
  • Membantu membuang racun dari tubuh.

Sirosis adalah penyakit yang sangat berbahaya karena mengganggu pelaksanaan fungsi-fungsi di atas. Selain itu, jika Anda memiliki sirosis Anda juga berisiko mengembangkan kanker hati (hepatocellular carcinoma).

Apa penyebab sirosis hepatis ?

Ada beberapa penyebab sirosis hepatis, diantaranya adalah :

  1. Alkohol

Penyebab sirosis hepatis yang paling umum adalah karena asupan alkohol dalam jumlah besar. Alkohol menyebabkan kematian sel-sel hati sehat yang digantikan oleh jaringan parut. Penyebab Sirosis Hepatis

  1. Hepatitis

Hepatitis terjadi akibat adanya peradangan hati karena infeksi virus. Hepatitis B, hepatitis C, dan hepatitis D, semuanya dapat memicu sirosis hati. Penyebab Sirosis Hepatis

  1. Penyakit genetik

Penyakit genetik bisa menjadi penyebab sirosis hhepatis. Penyakit tersebut diantaranya adalah penyakit penyimpanan glikogen, hemochromatism, penyakit Wilsons, galaktosemia, dan cystic fibrosis. Penyebab Sirosis Hepatis

Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan akumulasi abnormal zat beracun yang mengakibatkan kerusakan sel hati. Penyebab Sirosis Hepatis

  1. Non-alcoholic fatty liver

Sebuah kondisi yang disebut non-alcoholic fatty liver bisa menyebabkan sirosis hati. Ini terjadi karena penyakit tertentu seperti CAD, obesitas, diabetes tipe II, dan penyakit kekurangan protein.

  1. Kondisi lain

Kondisi lain yang diketahui dapat menjadi penyebab sirosis hepatis adalah sirosis bilier, sirosis autoimun, sirosis jantung, infeksi bakteri atau parasit jangka panjang, dan terlalu banyak mengkonsumsi obat.

Selain kondisi-kondisi di atas, penyebab sirosis hepatis juga dikarenakan kanker saluran empedu dan kanker pankreas. Kedua kondisi tersebut menyebabkan terhambatnya saluran empedu pada tubuh. Cairan empedu yang dihasilkan oleh hati akan menumpuk dan akhirnya menyebabkan inflamasi dan sirosis. Beberapa obat-obatan juga bisa menjadi penyebab sirosis hati, meski hal ini cukup jarang terjadi. Contoh obat-obatan yang bisa menyebabkan sirosis adalah amiodarone dan methotrexate.

Pengobatan dan Pencegahan Sirosis Hepatis

Untuk mengobati dan mencegah penyebab sirosis hepatis, Anda bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan yang baik untuk metabolisme tubuh. Salah satu suplemen kesehatan yang terbaik adalah Super Lutein S-Lutena. Suplemen ini memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit sekaligus menjaga kesehatan. Lebih dari 1,4 juta orang di seluruh dunia telah mengkonsumsi produk dengan kandungan Lutein nomor satu di Jepang ini.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus/Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyebab Sirosis Hepatis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Sirosis Hepatis

Gejala Sirosis Hepatis

 

Penyakit sirosis hati atau sirosis hepatis merupakan penyakit liver kronis di mana sel-sel dan jaringan hati yang sehat diganti dengan jaringan parut yang tidak memiliki fungsi seperti hati yang normal. Kerusakan yang disebabkan oleh sirosis tidak dapat kembali normal dan akhirnya kerusakan bisa meluas sehingga hati berhenti berfungsi. Ini kondisi yang disebut dengan gagal hati.

Gejala Sirosis Hepatis

Gejala Sirosis Hepatis

Sirosis hepatis dapat menjadi penyakit yang fatal jika sampai berkembang menjadi gagal hati. Namun, biasanya diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tahap ini dan untungnya pengobatan dapat membantu memperlambat perkembangannya.

Apa saja tanda gejala sirosis hepatis ?

Dalam tahap awal penyakit sirosis hati tidak akan menimbulkan gejala sirosis hepatis apapun, sehingga pasien yang mengalami sirosis ringan tidka sadar kalau dirinya terkena sirosis. Dibutuhkan waktu yang lama dari sirosis ringan untuk menjadi sirosis kronis. Saat sirosis masih ringan, hati sudah mengalami disfungsi. Berikut ini berbagai macam gejala sirosis hepatis :

  1. Kulit Tubuh Berwarna Kuning

Salah satu gejala sirosis hepatis yang mudah diketahui adalah kulit tubuh berubah menjadi kuning. Kulit yang berubah menjadi kuning tersebut sama dengan gejala penyakit kuning. Penyebab kulit penderita sirosis menjaid kuning adalah sebagai berikut ini :

  • Hati yang sehat dan normal bisa menghasilkan blirubin di dalam tubuh.
  • Pasien penderita sirosis akan kehilangan fungsi hatinya. Gejala Sirosis Hepatis
  • Dampaknya adalah pasien sirosis akan memiliki penumpukan blirubin di dalam aliran darahnya sehingga membuat kulit ubuh berwarna kuning.
  1. Memar

Salah satu gejala sirosis hepatis adalah mudahnya memar di dalam tubuhnya. Jika anda menengok pasien penderita sirosis, anda akan mudah menemukan kulit yang berwarna biru lebam pada bagian-bagian tubuhnya. Penderita sirosis memang akan mudah terkena memar. Penyebabnya adalah sebagai berikut ini :

  • Fungsi utama hati adalah membantu pembekuan darah di dalam tubuh saat terjadinya luka atau cedera. Gejala Sirosis Hepatis
  • Penderita sirosis, hati akan kekurangan fungsinya dalam memproduksi dan juga untuk membekukan darah saat terjadinya luka atau cedera.
  • Turunnya kemampuan hati dalam membekukan darah bisa membuat penderita sirosis rentan terkena luka dan sukar untuk dibekukan, akibat luka yang sukar dibekukan bisa menimbulkan memar di bagian kulit tubuh.
  1. Merasakan Nyeri Perut

Nyeri perut juga salah satu tanda atau gejala sirosis hepatis. Penyebabnya adalah cairan di perut menumpuk sehingga bisa menyebabkan kurang dan terhambatnya aliran darah ke seluruh tubuh sehingga perut pun akan terasa nyeri hebat.

  1. Mual

Mual adalah salah satu tanda gejala sirosis hepatis. Hal itu dikarenakan nyeri perut akibat cairan yang menumpuk di perut bisa membuat kantung empedu tertekan, gejala sirosis hati. Kantung empedu yang tertekan bisa membuat seseorang terkena mual.

  1. Mudah Lelah

Gejala sirosis hepatis lainnya adalah penderita sirosis hati akan mudah lelah. Hal itu dikarenakan tersumbatnya aliran darah di tubuh sehingga energi yang dimiliki akan berkurang atau hanya sedikit.

  1. Tidak Nafsu Makan

Salah satu tanda seseorang menderita gejala sirosis hepatis adalah kurangnya nafsu makan dan kehilangan nafsu makan. Penyebabnya adalah saat menelan makanan dan meminum sesuatu, penderita sirosis akan merasakan gejala sirosis hati seperti nyeri di ulu hatinya. Sehingga untuk menghindari rasa sakit di ulu hati itu penderita sirosis memilih untuk tidak makan. Rasa sakit tersebut juga berpengaruh pada nafsu makan penderita sirosis.

  1. Berat Badan Berkurang

Karena kehilangan nafsu makannya juga salah satu gejala sirosis hepatis, penderita sirosis hati akan memiliki berat badan menurun. Kebanyakan penderita sirosis akan memiliki perut yang besar karena berisi banyak cairan dan berat badan semakin lama semakin menurun. Pada kasus penderita sirosis yang parah, akan terlihat seperti pasien mal nutrisi atau gizi buruk.

  1. Gangguan Pencernaan

Gejala sirosis hepatis yang lainnya adalah mengalami gangguan pencernaan. Banyaknya cairan yang ada di dalam perut penderita sirosis hati akan menyebabkan terganggunya sistem pencernaan di dalam perut tersebut.

  1. Mengalami Gangguan Endokrin

Sirosis hati kronis akan mengalami gejala gangguan endokrin. Gejala sirosis hepatis kronis akan lebih jelas dibandingkan dengan sirosis hati ringan atau hepatitis sirosis ringan. Gangguan endokrin adalah gangguan di dalam tubuh yang menyebabkan tubuh mengalami gangguan ketika mengeluarkan hormon estrogen. Jika hormon estrogen menurun, hormon yang dominan di dalam tubuh adalah hormon testosteron. Sehingga hormon itu akan menekan hormon estrogen sehingga menyebabkan gangguan endokrin.

Gejala sirosis hepatis lainnya seperti muntah darah dan tinja berwarna gelap. Hal ini terjadi ketika sirosis sudah memasuki stadium akhir. Hal ini disebabkan karena darah tidak bisa mengalir dengan benar menuju hati. Kondisi ini menyebabkan tekanan darah meningkat terutama pada pembuluh darah yang membawa darah dari sistem pencernaan menuju hati. Darah terpaksa melintasi pembuluh darah yang lebih kecil dan lebih rapuh yang berada di perut dan kerongkongan. Hal ini terjadi akibat meningkatnya tekanan darah.

Pembuluh darah yang kecil dan rapuh ini bisa meletus jika tekanan darah cukup tinggi. Akibatnya akan terjadi pendarahan dalam dan kondisi ini akan terlihat ketika muncul darah saat muntah atau buang air besar.

Gejala Sirosis Hepatis

Posted in Uncategorized | Leave a comment