Mencegah Sirosis Hati

Mencegah Sirosis Hati

 

Mencegah Sirosis Hati, Sirosis hati adalah suatu kondisi di mana hati secara perlahan-lahan mengalami kerusakan yang berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Sel-sel dan jaringan hati yang rusak kemudian berubah menjadi jaringan parut sehingga fungsi hati semakin lama akan semakin menurun.

Mencegah Sirosis Hati

Mencegah Sirosis Hati

Ketika hati mengalami kerusakan akibat penyakit sirosis hepatis, maka fungsi-fungsi yang sangat penting tersebut akan terganggu. Apalagi kerusakan hati yang ditimbulkan oleh sirosis hati ini bersifat irreversible atau tidak dapat kembali normal. sirosis hatiSirosis hepatis dapat menjadi penyakit yang fatal jika sampai berkembang menjadi gagal hati. Namun, biasanya diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tahap ini dan untungnya pengobatan dapat membantu memperlambat perkembangannya.

Penyebab Sorosis hati salah satunya karena adanya pengaruh alkohol. Sebenarnya hati memiliki kemampuan untuk memecah alkohol, akan tetapi jika alkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, alkohol tersebut dapat merusak hati. Sirosis yang terjadi disebabkan oleh pengaruh alkohol disebut dengan sirosis alkoholik.

Penyebab berikutnya dari sirosis hati adalah Infeksi Virus Hepatitis C kronis. Virus Hepatitis C dalam jangka panjang dapat menyebabkan inflamasi yang pada akhirnya akan menyebabkan sirosis hati. Selain Hepatitis C, Hepatitis B juga diketahui memiliki pengaruh terhadap terjadinya sirosis hati.

Mencegah Sirosis Hati

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sirosis hati, antara lain :

  1. Membatasi Konsumsi Minuman Keras

Penyebab sirosis yang sering terjadi adalah akibat konsumsi minuman keras secara berlebihan. Cara terbaik mencegah sirosis hati adalah dengan menghindari minuman keras atau setidaknya membatasi asupan alkohol ke dalam tubuh Anda. Bagi pria, maksimal mengonsumsi 2-2,5 kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari. Sedangkan bagi wanita, maksimal mengonsumsi dua kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari.

  1. Melindungi Diri Dari Hepatitis

Penyakit menular seperti hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis, oleh karena itu untuk mencegah sirosis hati hindarkan diri dari hepatitis. Hepatitis B dan C bisa menular melalui hubungan seks tidak aman dan berbagi jarum suntik bagi pengguna narkotika suntik. Memakai kondom dan melakukan vaksinasi bisa digunakan untuk mencegah terjangkit hepatitis B. Tapi hingga kini belum ada vaksin untuk hepatitis C.

  1. Menu Makanan Sehat

Makanan rendah lemak dalam sayuran dan buah-buahan akan membantu dalam menurunkan lemak berlebih dalam tubuh, mencegah sirosis hati. Lemak berlebih inilah yang bisa menyebabkan perlemakan hati dan akhirnya menjadi penyakit organ hati.

  1. Berolahraga

Berolahraga dapat menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap ideal untuk menghindari penumpukan lemak pada hati, mencegah sirosis hati.

  1. Menjaga Kebersihan

Mencegah sirosis hati dengan menjaga kebersihan. Siapapun memang harus menjaga kebersihan, baik diri maupun lingkungan. Mengapa? Karena kebersihan adalah salah satu cara yang tepat untuk menghindarkan berbagai macam virus yang bisa menyerang tubuh.

  1. Hati-hati Dalam Mendonor Darah

Mencegah sirosis hati dengan hati-hati dalam mendonor darah. Anda harus memperhatikan apakah darah donor tercemar virus hepatitis atau tidak.

Untuk mencegah sirosis hati, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen anti kanker S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Mencegah Sirosis Hati

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian

 

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian, Penyakit liver merupakan satu dari 10 penyakit terbesar penyebab kematian di Indonesia. Menurut data WHO tahun 2013, angka penderita sakit liver di Indonesia diperkirakan mencapai 28 juta orang. Artinya, di dalam setiap 10 orang Indonesia, terdapat lebih dari satu orang penderita sakit liver. Sekitar 70% dari jumlah tersebut adalah penderita Hepatitis B, sementara 10 juta di antaranya merupakan penderita fibrosis hati, serta 3 hingga 5 juta dari populasi tersebut terkena sirosis hati.

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian

Tak heran apabila penyakit tersebut sering dianggap pembunuh diam-diam karena kemungkinan tidak timbulnya gejala. Bak fenomena gunung es, yang nampak hanya sebagian kecil saja, yaitu hanya sekitar 30%. Bahkan catatan Kementerian Kesehatan (Kemkes) hanya sekitar 5-10% yang terdeteksi tenaga kesehatan, sedangkan sisanya atau sekitar 70% tidak terjamah atau terdeteksi oleh tenaga kesehatan. Meskipun angka penderita liver di Indonesia sangat tinggi, namun pemahaman masyarakat mengenai penyakit ini masih sangat rendah. Akibatnya, banyak dari mereka yang tidak mendapatkan penanganan dini secara tepat.

Sakit liver ada banyak macamnya, diantaranya adalah penyakit hepatitis Akibat virus hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C. Ketiga jenis virus hepatitis tersebut dapat menular dari satu orang ke orang lain. Bahkan dikatakan bahwa penyakit hepatitis B dan C itu lebih menular dibanding dengan penyakit AIDS. Yaitu penyakit yang menyerang sistem imun tubuh seseorang. Karena itu, jika seseorang sudah terjangkit penyakit hepatitis B dan atau C, maka sangat mungkin orang terdekatnyapun akan tertular penyakit hepatitis .

Gejala Penyakit Liver

Untuk mengetahui penyakit hati liver ada beberapa tanda yang bisa Anda ketahui diantaranya perut lebih buncit karena ada pembengkakan dalam perut dan mengakibatkan rasa sakit ketika bernapas. Kulit terlihat kekuning-kuningan, itulah sebabnya sering disebut dengan penyakit kuning. Buang air kecil terlalu sering. Sering buang air kecil dan warnanya kuning gelap. Tidak teratur saat buang air dan haus berlebihan. Berat badan turun drastis karena kekurangan protein dan nafsu makan berkurang. Mudah sakit kepala, lemah, lesu, depresi, dan kejang. Bau badan dan mulut berlebihan.

Jika tanda-tanda sakit liver di atas Anda rasakan harus menangani dengan tepat. Segera konsultasikan pada dokter dan periksakan parah atau tidak penyakit yang Anda derita. Perlu mendapat perhatian yaitu setiap perubahan pada bagian tubuh Anda, jika ada kejanggalan maka konsultasikan pada dokter. Selain itu harus didukung dengan pola makan yang diubah sehingga gaya hidup menjadi lebih sehat.

Penyebab penyakit ini pada umunya adalah virus, bahan-bahan beracun,bakteri dan alkohol. Masuknya penyebab penyakit liver tersebut biasanya melalui berbagai zat makanan dan minuman yang anda konsumsi yang tidak diproses dengan baik, kondisi dalam keadaan tidak bersih dan memang pada dasarnya mengandung racun. Selain itu pola hidup yang tidak sehat seperti meminum minuman yang mengandung alkohol juga bisa menjadi penyebab sakit liver.

Cara Mencegah Sakit Liver

Walaupun sakit liver termasuk sebagai penyakit yang sulit diobati, tetapi sakit liver masih bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan liver :

  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  • Menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  • Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  • Melakukan hubungan intim yang aman
  • Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  • Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  • Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  • Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  • Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  • Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis a
  • Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

Ada banyak pengobatan yang dilakukan untuk sakit liver. Salah satu yang paling utama saat ini adalah pengobatan herbal menggunakan S-Lutena, sebuah obat yang begitu ampuh dan didapatkan dari berbagai bahan-bahan alami. Sudah banyak orang yang mendapatkan kesembuhan dari slutena, sebuah obat serbaguna yang mampu mengatasi masalah hati anda. Ketika anda mempunyai berbagai tanda tanda sakit liver, segera pesan Slutena sekarang juga, Penyakit Liver Menyebabkan Kematian.

Penyakit Liver Menyebabkan Kematian

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Liver Kambuh

Mencegah Liver Kambuh

 

Mencegah Liver Kambuh, Penyakit liver adalah salah satu kondisi yang berbahaya dan berpotensi mematikan. Penyakit liver mempunyai berbagai macam jenis diantaranya adalah sirosis, hepatitis, dan penyakit fatty liver. Penyakit liver, terutama jenis Hepatitis A umumnya bisa sembuh sendiri tanpa pemberian obat. Hanya diperlukan istirahat yang cukup. Lain halnya dengan Hepatitis B dan C yang memerlukan penanganan yang serius untuk bisa sembuh.

Mencegah Liver Kambuh

Mencegah Liver Kambuh

Penyakit yang menyerang hati ini jika dibiarkan tidak akan bisa disembuhkan kecuali dengan cara transplatasi hati. Banyak hal yang harus dilakukan untuk menghindari penyakit ini, namun upaya pencegahan tentunya jauh lebih baik daripada harus mengobati sakit hati yang berkepanjangan dan menyiksa.

Begitu banyak faktor atau kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit kuning. Masing-masing dari faktor atau kondisi tersebut membutuhkan langkah untuk mencegah liver kambuh yang berbeda pula. Meski demikian, ada beberapa garis besar mencegah liver kambuh guna meminimalisasi risiko kita terkena penyakit kuning. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah liver kambuh, di antaranya :

  1. Menjaga Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang pada kulit tangan mati. Cara mencegah penyakit liver dimulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dsb.

  1. Rajin Mengkonsumsi Air Mineral Minimal Sehari 8-10 Gelas

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda. Menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri juga salah satu cara mencegah liver kambuh.

  1. Menghindari Makanan Yang Banyak Mengandung Lemak Jenuh Dan Bahan Pengawet

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet. Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Mencegah liver kambuh dengan menghindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya.

  1. Banyak Mengkonsumsi Sayur Dan Buah

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Buah dan sayur merupakan sumber energi yang mengandung gizi, mineral, zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah dan sayur. Mencegah liver kambuh dengan rajin mengkonsusmi yang banyak mengandung vitamin A, B, C dan D serta vitamin lainnya. Buah yang aman dikonsumsi bagi penderita penyakit liver atau hati seperti buah pepaya, jeruk, pisang, apel, mangga dan macam buah lainnya dan yang harus dihindari adalah buah nanas, nangka, durian. Ketiga buah tersebut mengandung zat yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan hati.

  1. Menerapkan Dan Menyeimbangkan Nilai Gizi Yang Dibutuhkan Tubuh

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan menerapkan dan menyeimbangkan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh. Mengkonsusmsi makanan yang diperkaya dengan karbohidrat, protein, zat besi dan zat gizi lainnya sangat penting dibutuhkan tubuh. Dengan menyeimbangkan kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh, misalnya ikan, telur, roti, gandum, nasi merah, kacang polong, kacang merah dsb. Tentunya semua itu harus di imbangi dengan gaya hidup, kebiasaan hidup yang baik dengan menghindari kebiasaan buruk. Satu hal yang paling penting bagi penderita yang terdiagnosa terserang penyakit hati adalah menghindari makanan dengan selera pedas, menghindari makanan yang mengandung rasa masam, hindari penggunaan saus, mengurangi kebiasaan minum air dingin, gorengan dan jenis makanan lainnya.

  1. Olahraga Yang Teratur Setiap Harinya

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan merapkan olahraga secara teratur. Olahraga yang teratur setiap harinya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan anda minimal 2 kali dalam seminggu minimal 1-2 jam per session.

  1. Mengkonsumsi Suplemen Tambahan Yang Aman

Cara mencegah liver kambuh yaitu dengan mengkonsumsi suplemen tambahan yang aman tanpa efek samping apapun, sebagai salah satu upaya membantu memperkuat sistem imun atau pertahanan diri dan tubuh dari serangan penyakit. Disarankan mengkonsumsi suplemen herbal yang dipercaya aman, dan memiliki khasiat terpercaya juga menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.

Itulah beberapa cara mencegah liver kambuh secara alami. Semoga artikel mengenai cara mencegah liver kambuh diatas dapat bermanfaat.

Mencegah Liver Kambuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Liver Dan Pengobatannya

Gejala Liver Dan Pengobatannya

 

Gejala Liver, Penyakit liver atau hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati.

Gejala Liver Dan Pengobatannya

Gejala Liver Dan Pengobatannya

Organ tubuh yang bertempat di bawah diafragma ini merupakan organ tubuh yang paling penting. Banyak orang yang terganggu kesehatannya dari organ ini. Hal ini disebabkan liver/ hati mempunyai banyak fungsi dalam tubuh. Seperti alat ekskresi, membantu fungsi ginjal, menghasilkan amonia, menghasilkan urea, asam urat, memanfaatkan nitrogen dari asam amino dan lain sebagainya.

Seperti yang kita tahu bahwa hati atau liver terletak di sisi kanan atas perut, tepat di bawah diafragma. Ini merupakan organ terbesar dari tubuh manusia dengan berat sekitar 1,5 kg. Beberapa peran utama dari hati termasuk mengeluarkan racun dari tubuh, pengolahan nutrisi makanan dan membantu mengatur metabolisme tubuh. Berbagai kondisi dapat menghambat hati dari melakukan fungsi vitalnya. Penyebab hati tidak mampu berfungsi dengan baik meliputi akumulasi lemak, penyalahgunaan alkohol, infeksi virus, akumulasi besi atau tembaga, racun, serta kanker.

Gejala liver sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala penyakit liver. Tanda-tanda dan gejala liver yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:

  1. Perubahan Perut

Gejala liver yang pertama adalah perubahan perut sehingga nampak terlihat buncit, hal ini disebabkan karena adanya pembengkakan pada bagian bawah tulang rusuk sebelah bagian kanan bawah, gejala penyakit liver ini merupakan keluhan umum yang sering penderita gangguan hati alami. Akibat timbulnya pembengkakan ini maka kadang-kadang akan terasa sakit pada saat bernapas ini disebabkan karena memberikan tekanan berat pada diafragma.

  1. Perubahan Warna Kulit

Gejala liver yang kedua adalah perubahan warna kulit, ketika seseorang terkena penyakit hati atau liver biasanya kulit dan juga mata menjadi agak kekuning-kuningan sehingga banyak orang yang menyebutnya dengan penyakit kuning. Selain gejala penyakit liver itu pada daerah mata bagian bawah terdapat lingkaran gelap.

  1. Perubahan Warna Air Seni

Gejala liver yang ketiga adalah air seni yang memiliki warna kuning yang gelap. Selain itu salah satu ciri penderita kelainan hati atau liver lainnya adalah buang air besar yang tidak teratur misalnya tidak setiap hari.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala liver berikutnya adalah berat badan penderita kelainan hati menurun akibat berkurangnya nafsu makan. Sehingga penderita mungkin akan merasakan mual dan juga animea. Selain itu pencernaan menjadi terganggu.

  1. Perubahan Pada Kuku

Gejala liver lainnya yaitu bentuk dan juga penampilan kuku yang melengkung dan juga keputihan menunjukan maslah hati juga. Maka dari itu kita harus memperhatikan perubahan anggota tubuh luar kita.

  1. Kekurangan Protein

Kekurangan protein sehingga tubuh akan mudah memar dan juga seringnya terjadi pendarahan pada hidung. Hal ini juga menjadi suatu gejala liver.

  1. Sakit Kepala

Pada penderita penyakit hati biasanya akan sering mengalami sakit kepada, lemah, lesu, kejang dan juga defresi, gejala liver.

  1. Mengalami Gatal-Gatal

Gejala liver adalah terjadinya masalah pada kulit seperti gatal-gatal, kulit kering, eksim, dan gangguan pada bagian kulit lainnya.

  1. Sering Haus dan Sering Buang Air Kecil

Gejala liver adalah buang air kecil menjadi sering dan juga timbul rasa haus yang berlebihan.

  1. Bau Mulut

Gejala liver adalah timbulnya bau mulut dan juga bau badan yang tidak sedap.

Sakit liver ini sendiri terdiri dari dua bagian. Pembagian penyakit ini didasarkan pada waktu orang menderita penyakit ini. Bagi orang yang telah 6 bulan menderita penyakit ini, mereka dikatakan punya penyakit hepatitis akut. Sedangkan orang yang telah menderita penyakit ini selama lebih dari 6 bulan, sakit liver disebut sebagai penyakit hepatitis kronis.

Mengobati Gejala Liver

Mengobati gejala liver secara alami bisa dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar seperti : kol atau kubis, wortel, buncis, brokoli, apel, tomat, jeruk, jambu biji, pepaya, apukat dan belimbing buah atau manis.Dalam mengobati penyakit liver secara alami anda juga harus memperhatikan pola makan sehari-hari, sebaiknya konsumsilah makanan yang mengandung banyak vitamin terutama vitamin B6 dan B12, hati dan ikan.

Mengobati penyakit liver secara alami juga harus memperhatikan makanan yang perlu di hindari, yaitu makanan yang banyak mengandung lemak dan makanan yang di bakar atau di asapin seperti sate dan ayam bakar, usahakan untuk menghindari makanan yang di olah dari bahan sapi, kambing, ayam, cumi-cumi, kepiting, udang dan kerang, buah-buahan juga ada yang perlu dihindari seperti buah nanas, durian, nangka dan belimbing sayur, semua makanan yang perlu dihindari ini kalau sering mengkonsumsinya bisa mengakibatkan kambuh lagi penyakit livernya atau kalau lagi dalam masa pengobatan bisa memperlambat proses kesembuhannya atau bahkan sulit untuk sembuh.

Ada banyak pengobatan yang dilakukan untuk mengobati gejala liver. Salah satu yang paling utama saat ini adalah pengobatan herbal menggunakan S-Lutena, sebuah obat yang begitu ampuh dan didapatkan dari berbagai bahan-bahan alami. Sudah banyak orang yang mendapatkan kesembuhan dari slutena, sebuah obat serbaguna yang mampu mengatasi masalah hati anda. Ketika anda mempunyai berbagai tanda tanda penyakit liver, segera pesan Slutena sekarang juga !!

Gejala Liver Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Liver Bengkak

Penyebab Liver Bengkak

 

Penyebab Liver Bengkak, Penyakit liver bengkak merupakan gejala awal yang ditimbulkan pada organ hati karena adanya gangguan fungsi hati. Penyakit liver bengkak ini terjadi akibat adanya penimbunan lemak yang terdapat di dalam sel-sel hati.

Penyebab Liver Bengkak

Penyebab Liver Bengkak

Dengan adanya pembengkakan ini, maka hati sudah tidak dapat berfungsi dengan baik dan timbullah gejala dari penyakit liver. Pada dasarnya, penyakit ini dapat diatasi dengan mengatur pola makan dan asupan makanan yang dikonsumsi.

Penyakit liver bengkak tentu saja harus ditangani dengan baik agar tidak membahayakan kesehatan. Penyakit liver ini paling banyak disebabkan oleh adanya penyakit hepatitis, kedua penyakit ini saling berhubungan.

Bahkan banyak pendapat mengungkapkan bahwa penyakit hepatitis merupakan awal timbulnya penyakit liver. Sedangkan penyakit hepatitis sendiri disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya yaitu karena virus atau racun yang diperoleh dari makanan ataupun minuman. Anda dapat mengenali penyakit liver ini dari tanda-tanda ataupun ciri-ciri yang diberikan.

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri penyakit hati liver yang dapat Anda cermati :

  • Perut terlihat lebih buncit, hal ini karena adanya pembengkakan di perut dan hal ini juga mengakibatkan adanya rasa sakit saat bernapas.
  • Kulit menjadi lebih terlihat kekuning-kuningan, hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menyebut penyakit liver ini penyakit kuning.
  • Sering buang air kecil dan air seni berwarna kuning gelap, buang air besar tidak teratur dan rasa haus yang berlebihan.
  • Berat badan menurun drastis karena nafsu makan berkurang serta kekurangan protein, selain itu badan mudah memar.
  • Mudah sakit kepala, lesu, lemah dan juga depresi atau bahkan kejang.
  • Bau mulut dan bau badan yang berlebihan.

Jika ciri-ciri penyakit liver tersebut Anda rasakan, Anda harus menanganinya dengan tepat. Segera konsultasikan dengan dokter dan periksa seberapa parah Anda menderita penyakit liver tersebut.

Penyebab Pembengkakan Hati

Inilah Beberapa Penyebab liver Bengkak yang harus anda ketahui agar bisa menghindari dari penyakit ini. Seseorang yang memiliki bobot tubuh yang berlebihan / kegemukan ( obesitas ) merupakan salah satu penyebab liver bengkak yang paling utama. Berikut beberpa penyebab liver bengkak lainnya, antara lain :

  • Menderita kencing manis dapat menjadi salah satu penyebab liver bengkak.
  • Efek samping dari konsumsi minuman beralkohol dan bersoda merupakan penyebab liver bengkak.
  • Efek samping dari obat-obatan kimia, seperti kortikosteroid, tetrasiklin, asam valproat, metotreksat, karbon tetraklorid, fosfor kuning.
  • kekurangan gizi atau akibat dari diet rendah protein menjadi salah satu penyebab liver bengkak.
  • Berlebihan mengkonsumsi vitamin A sehingga mengakibatkan tubuh mengalami keracunan vitamin A.
  • Pasca operasi pada usus kecil yang sudah lama kemudian timbul kembali reaksi yang berlebihan pada usus kecil dan mengganggu fungsi hati.
  • Fibrosis kistik (bersamaan dengan kurang gizi) menjadi salah satu penyebab liver bengkak.
  • Kelainan bawaan pada metabolisme glikogen, galaktose, tirosin atau homosistin dapat menjadi penyebab liver bengkak.
  • Kekurangan rantai-medium arildehidrogenase.
  • Kekurangan kolesterol esterase juga merupakan penyebab liver bengkak.
  • Penyakit penumpukan asam fitanik (penyakit Refsum) dapat menjadi penyebab liver bengkak.
  • penyakit Sindroma Reye.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti: makanan yang menggunakan banyak santan, makanan pedas, gorengan dan makanan atau minuman yang banyak menggunakan bahan pengawet makanan dapat menjadi penyebab liver bengkak.

Mencegah Penyebab Liver Bengkak

Walaupun penyakit liver termasuk sebagai penyakit yang sulit diobati, tetapi sakit liver masih bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyebab liver bengkak, antara lain ::

  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  • Menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  • Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  • Melakukan hubungan intim yang aman
  • Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  • Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  • Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  • Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  • Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  • Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis a
  • Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati penyebab liver bengkak. Salah satu yang paling utama saat ini adalah pengobatan herbal menggunakan S-Lutena, sebuah obat yang begitu ampuh dan didapatkan dari berbagai bahan-bahan alami. Sudah banyak orang yang mendapatkan kesembuhan dari slutena, sebuah obat serbaguna yang mampu mengatasi masalah hati anda. Ketika anda mempunyai berbagai tanda tanda penyakit liver, segera pesan Slutena sekarang juga !

Penyebab Liver Bengkak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sakit Liver Akut

Sakit Liver Akut

 

Sakit liver akut adalah penyakit hati yang sangat serius. Diperkirakan di Indonesia saat ini terdapat 20 juta orang yang mengidap sakit liver akut. Sebagian besar sakit liver akut tidak menunjukkan gejala sampai 20-30 tahun perjalanan sakit liver akut. Selama waktu itu, infeksi secara perlahan menggerogoti hati seseorang sehingga dapat menyebabkan sirosis atau kanker hati, sakit liver akut.

Sakit Liver Akut

Sakit Liver Akut

Seperti yang diketahui Liver atau hati merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting, organ hati berada dibawah diafragma. Organ hati atau liver juga rentan dengan gangguan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Organ liver atau hati yang terletak di dalam tubuh memiliki peranan penting salah satunya sebagai organ tubuh untuk menetralkan racun dari berbagai sumber makanan yang dikonsumsi setiap harinya, sakit liver akut. Selain itu fungsi liver atau hati juga berperan sebagai alat ekskresi, membantu kinerja dan fungsi ginjal, menghasilkan amonia, menghasilkan urea, asam urat, memanfaatkan nitrogen dari asam amino dsb. Sakit liver akut sering juga disebut penyakit kuning.

Jika seseorang menderita sakit Liver akut yang merupakan rusaknya organ hati , maka dapat menghancurkan kesehatan orang tersebut secara keseluruhan karena racun tetap mengendap pada darah dan merusak atau mengganggu kerja organ lain . Rusaknya fungsi liver ini dapat disebabkan karena seseorang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan atau karena racun yang membebani kinerja liver dan mengakibatkan fungsi hati menjadi rusak.

Sakit Liver akut juga bisa dikatakan penyakit peradangan hati atau Hepatitis yang di sebabkan oleh virus/bakteri , bahan-bahan beracun dan alkohol . Masuknya penyebab Sakit liver akut tersebut biasanya melalui berbagai zat makanan dan minuman yang anda konsumsi yang tidak diproses dengan baik , kondisi dalam keadaan tidak bersih dan memang pada dasarnya mengandung racun, sakit liver akut. Selain itu pola hidup yang tidak sehat seperti meminum minuman yang mengandung alkohol juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya sakit liver akut.

Gejala Sakit Liver Akut

Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala. Tanda-tanda dan gejala – gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:

  • Kulit dan selaput putih mata yang mungkin akan berubah warna menjadi kuning, Gejala ini biasa dikenal sebagai penyakit kuning. – Warna kuning timbul disebabkan oleh cairan empedu yang berlebihan kadarnya dalam darah.
  • Sering muntah dan kehilangan selera makan.
  • Mudah depresi
  • Sering merasakan nyeri pada bagian kanan atas perut
  • Badan gampang lelah dan terasa sakit (malaise)
  • Urin berwarna cokelat pekat seperti teh
  • Warna tinja / feces pucat
  • Kehilangan berat badan dengan cepat
  • Kadar gula darah rendah (Hipoglikemia)
  • Gairah seks menurun
  • Terjadinya pembesaran pada pembuluh vena (varises)

Penyebab Sakit Liver Akut

Penyebab liver pada umunya adalah virus, bahan-bahan beracun,bakteri dan alkohol. Masuknya penyebab liver tersebut biasanya melalui berbagai zat makanan dan minuman yang anda konsumsi yang tidak diproses dengan baik, kondisi dalam keadaan tidak bersih dan memang pada dasarnya mengandung racun. Selain itu pola hidup yang tidak sehat seperti meminum minuman yang mengandung alkohol juga bisa menjadi penyebab liver.

Ketika liver terkena penyakit atau gangguan fungsi. Jenis makanan yang menjadi pantangan penyakit liver dan harus dihindari bagi yang menderita sakit liver. Bagi para penderita liver, ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang termasuk dalam pantangan makanan untuk penderita liver, hal ini bertujuan agar penyakit liver yang diderita tidak bertambah parah, dan juga untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

Mengobati Sakit Liver Akut

Mengobati sakit liver secara alami bisa dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar seperti : kol atau kubis, wortel, buncis, brokoli, apel, tomat, jeruk, jambu biji, pepaya, apukat dan belimbing buah atau manis.Dalam mengobati penyakit liver secara alami anda juga harus memperhatikan pola makan sehari-hari, sebaiknya konsumsilah makanan yang mengandung banyak vitamin terutama vitamin B6 dan B12, hati dan ikan.

Mengobati sakit liver secara alami juga harus memperhatikan makanan yang perlu di hindari, yaitu makanan yang banyak mengandung lemak dan makanan yang di bakar atau di asapin seperti sate dan ayam bakar, usahakan untuk menghindari makanan yang di olah dari bahan sapi, kambing, ayam, cumi-cumi, kepiting, udang dan kerang, buah-buahan juga ada yang perlu dihindari seperti buah nanas, durian, nangka dan belimbing sayur, semua makanan yang perlu dihindari ini kalau sering mengkonsumsinya bisa mengakibatkan kambuh lagi penyakit livernya atau kalau lagi dalam masa pengobatan bisa memperlambat proses kesembuhannya atau bahkan sulit untuk sembuh.

Sakit Liver Akut

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sirosis Bilier Primer

Sirosis Bilier Primer

 

Sirosis bilier primer atau Primary biliary cirrhosis atau PBC, adalah penyakit di mana saluran empedu di hati Anda secara perlahan rusak. Saluran-saluran empedu membawa cairan yang disebut empedu dari hati ke kandung empedu, di mana ia disimpan. Ketika makanan memasuki perut setelah makan, terjadi kontraksi kandung empedu, dan saluran-saluran empedu membawa empedu ke duodenum, bagian pertama dari usus kecil, untuk digunakan dalam pencernaan. Hati membuat empedu, yang terdiri dari asam empedu, kolesterol, lemak, dan cairan.

Sirosis Bilier Primer

Sirosis Bilier Primer

Empedu membantu tubuh menyerap lemak, kolesterol, dan vitamin yang larut dalam lemak. Empedu juga membawa kolesterol, racun, dan produk-produk limbah ke usus, di mana tubuh menghilangkan mereka. Ketika peradangan kronis, atau pembengkakan, kerusakan saluran empedu, empedu dan limbah beracun bertambah dalam hati, merusak jaringan hati. Kerusakan ini pada jaringan hati dapat menyebabkan sirosis, suatu kondisi di mana hati perlahan-lahan memburuk dan tidak dapat berfungsi secara normal. Dalam sirosis, jaringan parut menggantikan jaringan hati yang sehat, sebagian menghalangi aliran darah melalui hati.

Sirosis bilier primer dianggap sebagai penyakit autoimun, di mana tubuh berbalik melawan sel-sel sendiri. Peneliti berpikir hal ini dipicu oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Sirosis bilier primer biasanya berkembang perlahan-lahan dan obat dapat memperlambat perkembangannya, terutama jika pengobatan dimulai lebih awal.

Gejala Sirosis Bilier Primer

Biasanya gejala sirosis bilier primer dimulai secara bertahap. Pada sekitar 50% penderita, gejala awalnya berupa gatal-gatal dan kadang kelelahan, yang timbul beberapa bulan atau beberapa tahun sebelum gejala lainnya muncul. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan pembesaran hati pada sekitar 50% penderita dan pembesaran limpa pada sekitar 25% penderita.

Sekitar 25% penderita memiliki endapan kuning kecil di kulitnya (xantoma) atau pada kelopak matanya (xantelasma). 10% akan berkembang menjadi pigmentasi kulit. Kurang dari 10% penderita mengalami jaundice. Gejala lainnya berupa pembengkakan ujung jari (clubbing/jari tabuh) dan kelainan pada tulang, saraf dan ginjal. Tinja tampak pucat, berminyak dan berbau busuk. Selanjutnya bisa terjadi semua gejala dan komplikasi dari sirosis.

Penyebab Sirosis Bilier Primer

Hal ini tidak jelas apa yang menyebabkan sirosis bilier primer. Banyak ahli menganggap sirosis bilier primer sebagai penyakit autoimun di mana tubuh berbalik melawan sel-sel sendiri.

Bagaimana Anda Mengembangkan Sirosis Bilier Primer ?

Peradangan sirosis bilier primer dimulai ketika limfosit T (sel T) mulai terkumpul dalam hati Anda. Sel T adalah sel darah putih yang merupakan bagian dari respon sistem kekebalan tubuh Anda.

Biasanya, sel T mengenali dan membantu mempertahankan melawan penjajah berbahaya, seperti bakteri. Tetapi dalam sirosis bilier primer, sel T menyerang dan menghancurkan sel-sel lapisan saluran empedu kecil dalam hati Anda.

Peradangan di saluran terkecil menyebar, dalam waktu, dan menghancurkan sel di dekat hati. Seperti sel-sel yang hancur, mereka digantikan oleh jaringan parut (fibrosis) yang dapat berkontribusi terhadap sirosis. Sirosis bekas jaringan hati membuatnya sulit untuk hati Anda dalam melaksanakan fungsi penting.

Faktor Resiko Sirosis Bilier Primer

Faktor-faktor berikut dapat meningkatkan resiko sirosis bilier primer :

  • Seks Anda. Sebagian besar orang-orang dengan sirosis bilier primer adalah perempuan.
  • Usia Anda. Sirosis bilier primer kemungkinan terjadi pada orang berusia 30 sampai 60 tahun.
  • Faktor genetik. Memiliki anggota keluarga dengan penyakit ini membuatnya lebih mungkin bahwa Anda akan mengembangkannya juga.

Peneliti berpikir bahwa faktor-faktor genetik, bila dikombinasikan dengan faktor lingkungan, memicu sirosis bilier primer. Faktor lingkungan dapat mencakup:

  • Peneliti menduga sirosis bilier primer bisa dipicu oleh infeksi bakteri, jamur atau parasit.
  • Merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko sirosis bilier primer.
  • Racun-racun lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia beracun mungkin memainkan peran dalam mengembangkan sirosis bilier primer.

Mencegah Komplikasi Sirosis Bilier Primer

Bekerja bersama, Anda dan dokter dapat membantu mencegah beberapa komplikasi yang dapat terjadi dengan sirosis bilier primer :

  • Peningkatan tekanan vena portal (portal hipertensi). Dokter cenderung men-screen untuk hipertensi portal dan vena yang membesar ketika Anda pertama kali didiagnosis dan setiap beberapa tahun kemudian. Jika Anda sedang didiagnosis dengan hipertensi portal atau perdarahan, pengobatan mungkin melibatkan obat-obatan, seperti beta blocker atau nitrat, atau operasi.
  • Tulang lemah (osteoporosis). Pengobatan untuk kehilangan tulang yang berhubungan dengan sirosis bilier primer sering melibatkan kalsium dan suplemen vitamin D. Dokter mungkin juga menyarankan Anda untuk latihan beberapa hari dalam seminggu untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang Anda.
  • Kekurangan vitamin. Dokter dapat merekomendasikan suplemen vitamin A, D, E dan K untuk melawan kekurangan vitamin. Menghindari mengambil obat herbal atau suplemen gizi tanpa berbicara dengan dokter Anda.

Selain cara mencegah sirosis bilier primer di atas, Anda juga bisa cara mengobati dan mencegah penyakit sirosis bilier primer dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk kesehatan. Salah satu suplemen kesehatan yang terbaik adalah Super Lutein S-Lutena. Suplemen ini memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit sekaligus menjaga kesehatan. Lebih dari 1,4 juta orang di seluruh dunia telah mengkonsumsi produk dengan kandungan Lutein nomor satu di Jepang ini.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Sirosis Bilier Primer

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sirosis Hati Menular

Sirosis Hati Menular

 

Sirosis Hati Menular, Sirosis hati merupakan suatu kondisi terminal dari penyakit hati kronik. Di Indonesia, seringkali penyakit ini disebabkan oleh infeksi hepatitis B dan C. Sebagian pasien yang terinfeksi hepatitis B atau C bisa saja tidak memiliki keluhan (tanpa gejala/asimtomatik). Hal ini baru disadari saat penyakit telah memasuki stadium akhir. Selain infeksi sirosis hati dapat juga disebabkan karena perlemakan hati (fatty liver), kebiasaan minum alkohol dalam waktu lama dan rutin, obat – obatan yang menganggu fungsi liver dalam waktu yang lama, jamu – jamuan, dan makanan dengan bahan pengawet.

Sirosis Hati Menular

Sirosis Hati Menular

Sirosis hati adalah proses akhir dari perjalanan penyakit hepatitis kronis. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai penyakit gangguan metabolis, seperti ikterus, edema, koagulopati, hipertensi portal, splenomegali, varises gastroesofagus, ensefalopati hepatis, dan asietes, Sirosis Hati Menular. Prognosis penyakit sirosis hati akhirnya meninggal akibat perdarahan varises masif atau ensefalopati hati.

Klasifikasi berbagai jenis sirosis hati yang sering dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Sirosis pascahepatits yang dapat terjadi akibat infeksi virus hepatitis B, hepatitis C atau hepatitis kronis aktif tipe autoimun.
  2. Sirosis alkoholik yang dapat terjadi akibat minum alkohol berlebihan. Penghentian minum alkohol dapat memulihkan penyakit ini.
  3. Sirosis biliaris primer, ditandai oleh peradangan kronis dan obliterasi fibros saluran empedu intrahepatik yang diperkirakan bersifat autoimun.

Gejala Sirosis Hati

Sirosis pada tahap awal hanya memunculkan sedikit gejala, tapi ketika fungsi hati sudah berkurang secara signifikan, muncul gejala-gejala seperti:

  • Kehilangan selera makan.
  • Keletihan atau kekurangan energi.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema.
  • Penurunan atau kenaikan berat badan secara tiba-tiba.+
  • Kulit dan putih mata berwarna kuning atau sakit kuning (jaundice).
  • Mual dan muntah.
  • Muntah darah.
  • Kulit mengalami gatal-gatal.

Penyebab Sirosis Hati

Penyebab Sirosis hati salah satunya karena adanya pengaruh alkohol. Sebenarnya hati memiliki kemampuan untuk memecah alkohol, akan tetapi jika alkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, alkohol tersebut dapat merusak hati, sirosis hati menular. Sirosis yang terjadi disebabkan oleh pengaruh alkohol disebut dengan sirosis alkoholik.

Penyebab berikutnya dari sirosis hati adalah Infeksi Virus Hepatitis C kronis, sirosis hati menular. Virus Hepatitis C dalam jangka panjang dapat menyebabkan inflamasi yang pada akhirnya akan menyebabkan sirosis hati, Sirosis Hati Menular. Selain Hepatitis C, Hepatitis B juga diketahui memiliki pengaruh terhadap terjadinya sirosis hati.

Sirosis Hati Menular, Penyebab lain Pada sirosis hati antara lain adalah adanya Penyakit yang menyebabkan penyumbatan saluran empedu, reaksi terhadap obat obatan medis tertentu, dan terjadinya Infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri dan parasit, sirosis hati menular.

Apakah Sirosis Hati Menular ?

Sirosis hati menular, Jika sirosis hati yang terjadi dikarenakan adanya infeksi Hepatitis B atau C, maka penularan yang terjadi adalah melalui cairan tubuh umumnya seperti darah, sperma, dan mungkin sejumlah kecil melalui keringat (beberapa persen). Namun, jika sirosis hati disebabkan karena penyebab non infeksi maka tidak akan menular, Sirosis Hati Menular. Sebaiknya,jika sirosis hati tersebut disebabkan oleh proses infeksi, tangani penyebabnya (apakah virus hepatitis B atau C), sirosis hati menular.

Pencegahan terhadap Sirosis Hati Menular

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko terkena sirosis hati menular :

  • Membatasi konsumsi minuman keras. Penyebab sirosis hati yang sering terjadi adalah akibat konsumsi minuman keras secara berlebihan. Cara terbaik mencegah mengalami sirosis adalah dengan menghindari minuman keras atau setidaknya membatasi asupan alkohol ke dalam tubuh Anda. Bagi pria, maksimal mengonsumsi 2-2,5 kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari. Sedangkan bagi wanita, maksimal mengonsumsi dua kaleng bir berkadar alkohol 4,7 persen per hari.
  • Melindungi diri dari hepatitis. Penyakit menular seperti hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis. Hepatitis B dan C bisa menular melalui hubungan seks tidak aman dan berbagi jarum suntik bagi pengguna narkotika suntik. Memakai kondom dan melakukan vaksinasi bisa digunakan untuk mencegah terjangkit hepatitis B. Tapi hingga kini belum ada vaksin untuk hepatitis C, sirosis hati menular.
  • Mencegah sirosis hati menular dengan menerapkan menu makanan sehat. Makanan rendah lemak dalam sayuran dan buah-buahan akan membantu dalam menurunkan lemak berlebih dalam tubuh. Lemak berlebih inilah yang bisa menyebabkan perlemakan hati dan akhirnya menjadi penyakit organ hati.
  • Berolahraga dapat menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap ideal untuk menghindari penumpukan lemak pada hati.

Secara umum, kerusakan sel-sel hati tidak dapat direhabilitasi. Penyakit liver sirosis cenderung semakin memburuk jika penyebab yang mendasari tetap ada. Oleh karena itu perlu upaya untuk memperlambat atau menghentikan penyebab sirosis hati, Sirosis Hati Menular.

Sirosis Hati Menular

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Liver Kronis

Penyakit Liver Kronis

 

Penyakit Liver Kronis, Penyakit liver atau hati adalah sejenis penyakit yang menyebabkan mengerasnya hati. Penyakit ini timbul karena bertambahnya serabut-serabut pada jaringan hati serta rusaknya sel-sel hati tersebut. Penyakit liver kronis ini timbul karena kurang gizi makanan, hama, terlalu capek, atau karena keracunan akibat menengguk minuman keras.

Penyakit Liver Kronis

Penyakit Liver Kronis

Penyakit liver atau hati ini berkembang secara perlahan-lahan. Biasanya belum diketahui, penyakit ini sudah dalam taraf berat. Pada awalnya penderita merasa lemah dan kurang berat badan. Kemudian kurang selera makan dan kemungkinan terganggu pencernaan.

Berikut adalah beberapa gejala dari penyakit liver kronis, antara lain :

  • Kulit dan selaput putih mata yang mungkin akan berubah warna menjadi kuning, Gejala ini biasa dikenal sebagai penyakit kuning. – Warna kuning timbul disebabkan oleh cairan empedu yang berlebihan kadarnya dalam darah.
  • Sering muntah dan kehilangan selera makan.
  • Mudah depresi
  • Sering merasakan nyeri pada bagian kanan atas perut
  • Badan gampang lelah dan terasa sakit (malaise)
  • Urin berwarna cokelat pekat seperti teh
  • Warna tinja / feces pucat
  • Kehilangan berat badan dengan cepat
  • Kadar gula darah rendah (Hipoglikemia)
  • Gairah seks menurun
  • Terjadinya pembesaran pada pembuluh vena (varises)

Faktor Risiko Penyakit Liver Kronis

Penyalahgunaan alkohol kronis: Sedikitnya dua minuman per hari untuk wanita atau empat gelas per hari untuk pria, yang telah dikonsumsi lebih dari 10 tahun, dapat menyebabkan sirosis. Penyakit hati alkoholik menyebabkan 12.000 kematian per tahun di Amerika Serikat. Sayangnya, banyak pasien menunjukkan gejala setelah penyakit hati yang parah telah terjadi.

Hubungan seksual yang tidak aman: Hepatitis B dan C infeksi mudah menular melalui hubungan seksual tanpa pelindung.

Penggunaan obat intravena: Transmisi Hepatitis B dan C juga umum melalui penggunaan narkoba dengan suntikan.

Penyakit liver kronis karena keturunan atau didapat setelah lahir: Hemokromatosis, penyakit Wilson, dan hepatitis autoimun merupakan faktor risiko kuat untuk sirosis.

Penyebab Penyakit Liver Kronis

Berikut beberapa faktor penyebab penyakit liver kronis, antara lain :

  • Adanya kelainan hati yang merupakan bawaan sejak lahir atau pada saat kelahiran.
  • Adanya gangguan dan kelainan pada proses metabolisme
  • Infeksi virus atau bakteri (hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non-A dan non-B).
  • Obat-obat tertentu yang merupakan racun bagi hati.
  • Kekurangan gizi atau nutrisi
  • Terinfeksi racun, seperti jamur aflatoxin, vinyl chloride, anabolic steroids, dan arsenic
  • Ketergantunga alkohol dan zat adiktif lainnya.
  • Kecanduan dan kebiasaan merokok juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab

Diagnosa Penyakit Liver Kronis

Riwayat dan pemeriksaan fisik harus mencakup fokus khusus pada penggunaan alkohol, paparan racun, penyalahgunaan obat intravena, transfusi darah, riwayat infeksi virus, keberadaan tato, dan gejala karakteristik dari sirosis.

Tes darah dapat mengungkapkan fungsi hati yang abnormal pada awal perjalanan penyakit. Semakin lama penyakit, tes darah menjadi semakin abnormal.

CT scan abdomen dan USG biasanya merupakan tes pertama untuk mengevaluasi hati. Tes itu dapat menunjukkan arsitektur hati yang abnormal yang terjadi pada sirosis dan dapat mengidentifikasi komplikasi penyakit, seperti asites (pengumpulan cairan perut yang abnormal) dan kanker hati.

Pada akhirnya, biopsi hati memberikan diagnosis definitif. Hal ini tidak selalu diperlukan, terutama ketika sirosis diduga kuat berdasar riwayat dan pengujian.

Pemeriksaan penyakit liver kronis lebih lanjut, seperti endoskopi, mungkin diperlukan untuk mendiagnosis komplikasi dari sirosis yang muncul. Selama endoskopi, tabung tipis dengan kamera pada ujungnya perlahan-lahan maju melalui mulut dan masuk ke tenggorokan dan perut. Prosedur ini mampu mengidentifikasi perdarahan dan gangguan lainnya.

Itulah informasi mengenai penyakit liver kronis. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai penyakit liver kronis. Semoga artikel mengenai penyakit liver kronis diatas dapat bermanfaat.

Penyakit Liver Kronis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Liver Bahayakah ?

Penyakit Liver Bahayakah ?

 

Penyakit liver atau hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati. Organ tubuh yang bertempat di bawah diafragma ini merupakan organ tubuh yang paling penting. Banyak orang yang terganggu kesehatannya dari organ ini. Hal ini disebabkan penyakit liver/ hati mempunyai banyak fungsi dalam tubuh

Penyakit Liver Bahayakah ?

Penyakit Liver Bahayakah ?

Penyakit liver dapat disebabkan oleh infeksi ataupun virus yang menyerang hati atau liver. Penyakit ini sudah selayaknya menjadi perhatian karena ancamannya sudah di depan mata. Perlu diketahui, hepatitis berasal dari kata hepar (hati) dan itis (peradangan). Penyebabnya adalah Virus Hepatitis A, B, C, D, atau E. Virus Hepatitis A biasanya menyebabkan hepatitis akut, sementara Virus Hepatitis B dan C menyebabkan hepatitis kronis (menahun).

Penyakit liver yang tidak diobati sangatlah berbahaya. Akibatnya bisa menimbulkan penyakit yang lebih parah, misalkan penyakit kanker hati. Penyakit liver banyak macamnya, misalkan penyakit hepatitis B, penyakit ini juga berbahaya, bahkan menurut para pakar, lebih menular dibanding penyakit HIV.

Gejala Penyakit Liver

Gejala liver yang umum dikenal adalah adanya perubahan warna selaput mata yang menjadi kuning, sehingga liver terkadang juga dikenal dengan nama penyakit kuning. Secara umum gejala penyakit liver adalah sebagai berikut :

  • Warna kulit dan selaput mata berubah menjadi kuning.
  • Warna urine berubah menjadi berwarna coklat.
  • Mudah kehilangan selera makan dan sering merasa mual-mual.
  • Sangat mudah merasa kelelahan, badan sering merasa kelelahan dan tidak bersemangat.
  • Berat badan mengalami penurunan yang cukup drastic.
  • Kadar gula dalam tubuh juga rendah.
  • Perut bagian kanan atas sering terasa nyeri.
  • Mengalami pegal-pegal,otot terasa sakit dan demam walaupun ringan.
  • Sering buang air besar (diare).

Cara Pencegahan Penyakit Liver

Walaupun penyakit liver termasuk sebagai penyakit yang sulit diobati, tetapi sakit liver masih bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan liver :

  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  • Menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  • Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  • Melakukan hubungan intim yang aman
  • Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  • Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  • Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  • Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  • Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  • Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis a
  • Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

Ada banyak pengobatan yang dilakukan untuk penyakit liver. Salah satu yang paling utama saat ini adalah pengobatan herbal menggunakan S-Lutena, sebuah obat yang begitu ampuh dan didapatkan dari berbagai bahan-bahan alami. Sudah banyak orang yang mendapatkan kesembuhan dari slutena, sebuah obat serbaguna yang mampu mengatasi masalah hati anda. Ketika anda mempunyai berbagai tanda tanda penyakit liver, segera pesan Slutena sekarang juga.

Solusi Pengobatan Penyakit Liver Ampuh Dengan Suplemen Kesehatan S-Lutena

Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Obat Sakit LiverSecara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Penyakit Liver Bahayakah ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment