PENYAKIT LIVER, BAGAIMANA MENCEGAHNYA ?

PENYAKIT LIVER, BAGAIMANA MENCEGAHNYA ?

 

 

Penyakit Liver

Penyakit Liver

LIVER – Liver bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi kritis dalam tubuh, hilangnya fungsi-fungsi dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tubuh. Liver adalah satu-satunya organ dalam tubuh yang dapat dengan mudah mengganti sel yang rusak, tetapi jika sel-sel cukup hilang, liver tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan tubuh.

Penyakit Liver termasuk penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat kita. Maka sangatlah penting untuk memahami pencegahan sakit liver ini. Fungsi hati yang tidak sempurna sangat berbahaya terhadap kesehatan tubuh kita dimana hati bertugas sebagai penyaring darah dan memperbaiki darah yang rusak atau mendaur ulang darah kita, membentuk empedu yang bertugas untuk membantu pencernakan lemak tubuh.

 

CARA PENCEGAHAN PENYAKIT LIVER

Walaupun penyakit liver termasuk sebagai penyakit yang sulit diobati, tetapi sakit liver masih bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan liver.

  1. Pencegahan liver yang pertama adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan baik dirumah maupun di tempat bekerja, seperti membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  2. Pencegahan liver yang kedua adalah menghindari meminum atau memakai air kran jika berpergian ke luar negri
  3. Pencegahan liver yang ketiga adalah menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang berupa kapsul, pil atau jarum suntik.
  4. Pencegahan liver selanjutnya adalah melakukan hubungan intim yang aman
  5. Menghindari penggunaan bersama alat-alat kesehatan pribadi seperti alat cukur atau gunting kuku
  6. Menyeimbangkan asupan nutrisi, vitamin dan mineral dan lainnya.
  7. Jangan mengkonsumsi obat-obatan medis secara terus menerus. Cobalah beralih pada obat-obatan herbal tradisional.
  8. Menghindari pembelian atau pemakaian produk dalam beberapa jenis makanan yang banyak menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan dari bahan kimia.
  9. Mengatur pola makan yang baik dan lakukan diet yang diperuntukkan hanya untuk diet yang berimbang guna menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
  10. Dapatkan satu suntikan dari immune globulin sesudah terpapar pada hepatitis A
  11. Mengatur pola istirahat yang cukup dan teratur, misalnya mengatur waktu tidur dan bangun tidur. Lamanya tidur 6-7 jam perhari.

 

Penyebab Sakit Liver

Berikut ini ada beberapa penyebab dan resiko penyakit dari timbulnya kerusakan pada fungsi hati, antara lain :

  1. Faktor genetik atau keturunan dari beberapa gen orang tua yang memiliki riwayat penyakit liver kemudian menurun pada anak yang kemungkinannya juga dibawa sejak lahir.
  1. Terjadinya kelainan-kelainan dalam sistem metabolisme dan atau kerusakan pada proses awal pencernaan makanan.
  1. Terjadinya infeksi-infeksi virus atau bakteri
  1. Gemar konsumsi minuman beralkohol, bersoda tinggi. Diketahui bahwa minuman beralkohol dan minuman yang mengandung soda tinggi mengakibatkan kerusakan pada fungsi organ tubuh yang sangat penting, termasuk organ hati dan gangguan kesehatan lainnya.

 

Diagnosis Penyakit Liver

  1. Pemeriksaan Fisik

Sakit liver dapat memiliki temuan fisik yang mempengaruhi hampir semua sistem tubuh termasuk jantung, paru-paru, perut, kulit, otak dan fungsi kognitif, dan bagian lain dari sistem saraf. Pemeriksaan fisik sering membutuhkan evaluasi seluruh tubuh.

  1. Tes darah

Sangat membantu dalam menilai peradangan liver dan fungsi, Tes darah untuk fungsi liver khusus meliputi:

  • AST dan ALT (bahan kimia transaminase dirilis dengan peradangan sel liver);
  • GGT dan alkalin fosfatase (bahan kimia yang dikeluarkan oleh sel yang melapisi saluran empedu);
  • bilirubin
  • protein dan kadar albumin.

Tes darah lainnya dapat dipertimbangkan, termasuk yang berikut:

  • Hitung darah lengkap (CBC),
  • INR darah fungsi pembekuan mungkin terganggu karena produksi protein yang buruk dan merupakan ukuran sensitif fungsi liver;
  • lipase untuk memeriksa peradangan pankreas;
  • elektrolit, BUN dan kreatinin untuk menilai fungsi ginjal, dan
  • amonia darah penilaian tingkat sangat membantu pada pasien dengan kebingungan mental.
  1. Pencitraan dapat digunakan untuk memvisualisasikan, tidak hanya liver, tetapi organ terdekat lain yang mungkin sakit. Contoh pencitraan meliputi:
  • CT scan (tomografi aksial komputerisasi),
  • MRI (magnetic resonance imaging), dan
  • USG (gelombang pencitraan suara, yang sangat membantu dalam menilai kandung empedu dan saluran empedu.
  1. Biopsi liver mungkin dipertimbangkan untuk mengkonfirmasi diagnosis spesifik dari sakit liver.

 

Itulah sekilas informasi mengenai pencegahan penyakit liver. Terima kasih anda telah membaca artikel pencegahan liver. Semoga artikel mengenai pencegahan liver diatas dapat bermanfat untuk anda.

 

PENYAKIT LIVER, BAGAIMANA MENCEGAHNYA ?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*