Pencegahan Kanker Hati

Pencegahan Kanker Hati

 

Pencegahan Kanker Hati, Kanker hati adalah kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi fatal. Selain kanker hati primer yang muncul di dalam hati, ada juga yang dikenal dengan kanker hati sekunder yang bermula di bagian tubuh lain, seperti usus, sebelum menyebar ke hati.

Pencegahan Kanker Hati

Pencegahan Kanker Hati

Kanker hati merupakan kanker kelima yang paling umum diderita oleh pria dan kanker ketujuh yang diderita oleh wanita. Kasus kanker hati banyak ditemui di negara-negera berkembang, terutama di wilayah Asia Tenggara dan Timur, Afrika Tengah dan Barat. Pada tahun 2008, ditemukan 694.000 kasus kematian akibat kanker hati dan menjadikan kanker ketiga penyebab kematian di dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat 13.238 kasus kanker hati dan 112.825 kasus kematian akibat kanker hati pada tahun 2008.

Bagaimana Cara Pencegahan Kanker Hati ?

Berikut adalah cara-cara untuk pencegahan kanker hati antara lain :

  1. Pencegahan Kanker Hati Primordial

Pencegahan  kanker hati primordial  adalah pencegahan yang  dilakukan  terhadap orang yang belum terpapar faktor risiko. Pencegahan kanker hati yang dilakukan antara lain :

  • Konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang.
  • Pencegahan kanker hati dengan menghindari makanan tinggi lemak dan makanan yang mengandung  bahan pengawet/ pewarna.
  • Konsumsi vitamin A, C, E, B kompleks dan suplemen yang bersifat antioksidan, peningkat daya tahan tubuh.
  • Menjalankan pola hidup sehat, seperti tidak tidur larut malam (sering begadang) karena penelitian membuktikan ini sangat berbahaya pada kesehatan hati, dan kebiasaan lainnya yang seperti merokok, atau konsumsi alkohol.
  1. Pencegahan Kanker Hati Primer

Pencegahan kanker hati primer merupakan  pencegahan yang dilakukan terhadap orang yang sudah terpapar faktor risiko agar tidak sakit. Pencegahan kanker hati primer yang dilakukan antara lain:

  • Memberikan imunisasi hepatitis B bagi bayi segera setelah lahir sehingga pada generasi berikutnya virus hepatitis B dapat dibasmi.
  • Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang virus hepatitis (faktor-faktor risiko kanker hati) sehingga kejadian kanker hati dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat.
  • Pencegahan kanker hati dengan menghindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol karena alkohol akan semakin meningkatkan risiko terkena kanker hati.
  • Menghindari makanan yang tersimpan lama atau berjamur karena berisiko mengandung jamur Aspergillus flavus  yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker hati.
  • Membatasi konsumsi sumber radikal bebas agar dapat menekan perkembangan sel kanker dan meningkatkan konsumsi antioksidan sebagai pelawan kanker sekaligus mangandung zat gizi pemacu kekebalan tubuh.
  1. Pencegahan Kanker Hati Sekunder

Pencegahan kanker hati sekunder merupakan upaya yang dilakukan terhadap orang yang sudah  sakit agar lekas sembuh dan menghambat progresifitas penyakit melalui diagnosis dini dan pengobatan yang tepat. Dalam hal ini diagnosis sangat penting dilakukan. Dan biasanya juga dilakukan pengobatan dengan kemoterapi.

  1. Pencegahan Kanker Hati dengan Cara Lainnya
  • Pencegahan kanker hati dengan melakukan vaksinasi terhadap virus hepatitis B
  • Menghindari berbagi sikat gigi atau alat cukur. Hepatitis B dan C ditularkan melalui cairan tubuh, terutama darah dan cairan mani atau vagina. Oleh karena itu, meski aman bagi pasien dengan hepatitis untuk berbagi makanan dengan teman-teman mereka dan keluarga, namun berbagi sikat gigi atau alat cukur harus dihindari.
  • Diet dan stop konsumsi alkohol, untuk menghambat risiko sirosis hati dan juga mengurangi risiko kanker. Telah terbukti bahwa perlemakan hati juga terkait dengan diabetes yang tidak terkontrol. Dengan bantuan dokter, manajemen yang tepat untuk mengatasi diabetes akan mengurangi risiko perlemakan hati dan kanker pada pasien. Diet rendah lemak, rendah kolesterol dan makanan non-berminyak dianjurkan untuk pasien tersebut.

Faktor Risiko Kanker Hati

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker hati antara lain :

  • Jenis kelamin. Laki-laki lebih banyak mengalami kanker hati daripada wanita
  • Kanker hati banyak terjadi pada pasien usia antara 20 sampai 50 tahun
  • Infeksi kronis.Orang yang mengalami infeksi kronis virus hepatitis tipe B atau C mengalami peningkatan risiko kanker hati
  • Merupakan kondisi di mana jaringan hati mengalami kerusakan yang terus meningkat dan tidak dapat disembuhkan, meningkatkan peluang anda terkena kanker hati
  • Penyakit hati tertentu yang diturunkan dalam keluarga. Hemochromatosis, hepatitis dan Wilson’s desease adalah kondisi yang dapat meningkatkan risiko kanker hati
  • Diabetes. Orang memiliki kadar gula darah yang tinggi berisiko terkena kanker hati
  • Nonalcoholic fatty liver disease.Akumulasi lemak di hati meningkatkan risiko kanker hati
  • Terkena racun aflatoxins.Mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi racun aflatoxins meningkatkan risiko kanker hati. Jagung dan kacang dapat terkontaminasi racun aflatoxins.
  • Konsumsi alkohol secara berlebihan.Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker hati.
  • Memiliki kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker hati.

Terimakasih karena anda telah membaca artikel pencegahan kanker hati. Semoga artikel mengenai pencegahan kanker hati diatas dapat menambah pengetahuan Anda dan dapat bermanfaat untuk Anda.

Pencegahan Kanker Hati

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*