Gejala Sirosis Hati

Gejala Sirosis Hati

 

Gejala Sirosis Hati, Sirosis hati adalah kerusakan pada hati jangka panjang atau kronis yang menyebabkan luka pada hati. Perkembangan penyakit yang perlahan-lahan mengakibatkan jaringan sehat digantikan oleh jaringan rusak. Dan pada akhirnya, hati tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Jaringan yang rusak akan menghambat aliran darah yang melewati hati. Fungsi hati dalam memproses nutrisi, hormon, obat dan racun yang diproduksi tubuh akan melambat. Produksi protein dan unsur lain yang terjadi di dalam hati juga akan terhambat.

Gejala Sirosis Hati

Gejala Sirosis Hati

Kerusakan pada hati yang disebabkan oleh sirosis tidak bisa diperbaiki dan bahkan bisa menyebar lebih luas hingga akhirnya hati tidak bisa berfungsi dengan benar. Kondisi inilah yang sering disebut dengan istilah gagal hati. Sebelum sirosis menyebabkan gagal hati, perkembangannya berlangsung bertahun-tahun. Penanganan yang dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan penyakitnya.

Gejala Sirosis Hati

Dalam tahap awal penyakit sirosis hati tidak akan menimbulkan gejala sirosis hati apapun, sehingga pasien yang mengalami sirosis ringan tidka sadar kalau dirinya terkena sirosis. Dibutuhkan waktu yang lama dari sirosis ringan untuk menjadi sirosis kronis. Saat sirosis masih ringan, hati sudah mengalami disfungsi. Berikut ini berbagai macam gejala sirosis hati :

  1. Kulit Tubuh Berwarna Kuning

Salah satu gejala sirosis hati yang mudah diketahui adalah kulit tubuh berubah menjadi kuning. Kulit yang berubah menjadi kuning tersebut sama dengan gejala penyakit kuning. Penyebab kulit penderita sirosis menjaid kuning adalah sebagai berikut ini :

  • Hati yang sehat dan normal bisa menghasilkan blirubin di dalam tubuh.
  • Pasien penderita sirosis akan kehilangan fungsi hatinya.
  • Dampaknya adalah pasien sirosis akan memiliki penumpukan blirubin di dalam aliran darahnya sehingga membuat kulit ubuh berwarna kuning.
  1. Memar

Salah satu gejala sirosis hati adalah mudahnya memar di dalam tubuhnya. Jika anda menengok pasien penderita sirosis, anda akan mudah menemukan kulit yang berwarna biru lebam pada bagian-bagian tubuhnya, gejala sirosis hati. Penderita sirosis memang akan mudah terkena memar. Penyebabnya adalah sebagai berikut ini :

  • Fungsi utama hati adalah membantu pembekuan darah di dalam tubuh saat terjadinya luka atau cedera.
  • Penderita sirosis, hati akan kekurangan fungsinya dalam memproduksi dan juga untuk membekukan darah saat terjadinya luka atau cedera.
  • Turunnya kemampuan hati dalam membekukan darah bisa membuat penderita sirosis rentan terkena luka dan sukar untuk dibekukan, akibat luka yang sukar dibekukan bisa menimbulkan memar di bagian kulit tubuh.
  1. Merasakan Nyeri Perut

Nyeri perut juga salah satu tanda atau gejala sirosis hati. Penyebabnya adalah cairan di perut menumpuk sehingga bisa menyebabkan kurang dan terhambatnya aliran darah ke seluruh tubuh sehingga perut pun akan terasa nyeri hebat.

  1. Mual

Mual adalah salah satu tanda gejala sirosis hati. Hal itu dikarenakan nyeri perut akibat cairan yang menumpuk di perut bisa membuat kantung empedu tertekan, gejala sirosis hati. Kantung empedu yang tertekan bisa membuat seseorang terkena mual.

  1. Mudah Lelah

Gejala sirosis hati lainnya adalah penderita sirosis hati akan mudah lelah. Hal itu dikarenakan tersumbatnya aliran darah di tubuh sehingga energi yang dimiliki akan berkurang atau hanya sedikit.

  1. Tidak Nafsu Makan

Salah satu tanda seseorang menderita gejala sirosis hati adalah kurangnya nafsu makan dan kehilangan nafsu makan. Penyebabnya adalah saat menelan makanan dan meminum sesuatu, penderita sirosis akan merasakan gejala sirosis hati seperti nyeri di ulu hatinya. Sehingga untuk menghindari rasa sakit di ulu hati itu penderita sirosis memilih untuk tidak makan. Rasa sakit tersebut juga berpengaruh pada nafsu makan penderita sirosis.

  1. Berat Badan Berkurang

Karena kehilangan nafsu makannya juga salah satu gejala sirosis hati, penderita sirosis hati akan memiliki berat badan menurun. Kebanyakan penderita sirosis akan memiliki perut yang besar karena berisi banyak cairan dan berat badan semakin lama semakin menurun, gejala sirosis hati. Pada kasus penderita sirosis yang parah, akan terlihat seperti pasien mal nutrisi atau gizi buruk.

  1. Gangguan Pencernaan

Gejala sirosis hati yang lainnya adalah mengalami gangguan pencernaan. Banyaknya cairan yang ada di dalam perut penderita sirosis hati akan menyebabkan terganggunya sistem pencernaan di dalam perut tersebut.

  1. Muntah Darah

Penderita sirosis hati akan mengalami gejala sirosis hati muntah darah berupa darah merah segar bersamaan dengan gumpalan-gumpalan darah merah. Hal itu disebabkan oleh pendarahan dan gangguan pencernaan yang dialami oleh penderita sirosis hati. Muntah darah tersebut juga merupakan akibat dari kandungan asam pada darah.

  1. Mengalami Gangguan Endokrin

Sirosis hati kronis akan mengalami gejala gangguan endokrin. Gejala sirosis hati kronis akan lebih jelas dibandingkan dengan sirosis hati ringan atau hepatitis sirosis ringan. Gangguan endokrin adalah gangguan di dalam tubuh yang menyebabkan tubuh mengalami gangguan ketika mengeluarkan hormon estrogen. Jika hormon estrogen menurun, hormon yang dominan di dalam tubuh adalah hormon testosteron. Sehingga hormon itu akan menekan hormon estrogen sehingga menyebabkan gangguan endokrin.

Hati yang sehat berfungsi membuang racun dari dalam tubuh. Ketika hati rusak dan racun tidak bisa terbuang bisa menyebabkan beberapa kegagalan organ dan akhirnya kematian.

Untuk mengobati dan mencegah gejala sirosis hati, Anda bisa mengkonsumsi suplemen anti kanker S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Gejala Sirosis Hati

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*