Sirosis Hati Pada Anak

Sirosis Hati Pada Anak

 

Sirosis Hati Pada Anak – Sirosis hati merupakan penyakit yang sangat serius, karena penyakit ini merupakan penyakit hati kronis yang membentuk jaringan parut pada hati. Sirosis menyebabkan sel hati menjadi rusak sehingga fungsinya menjadi terganggu. Akibatnya sistem dalam tubuh juga ikut terganggu, seperti misalnya tubuh akan mengalami kesulitan dalam memetabolisme lemak, terhambatnya produksi sel darah merah dan terganggunya proses penetralan racun yang masuk ke dalam tubuh. Sirosis hati dapat menyebabkan rusaknya hati secara keseluruhan hingga memicu gagal hati, jadi penyakit ini sebaiknya harus mendapat perhatian khusus terutama bisa terjadi pada anak-anak.

Bahaya sirosis hati hampir sama dengan bahaya hepatitis pada anak, karena kedua penyakit tersebut memang menyerang hati dan merusak sel hati secara perlahan. Hepatitis yang terlambat ditangani dapat memicu anak mengalami sirosis hati, karena itu penting bagi orang tua untuk mengetahui ciri-ciri hepatitis pada bayi dan anak agar penyakit tersebut dapat diobati dengan segera.

Gejala Sirosis Hati Pada Anak

Tidak mudah mengamati tanda anak mengalami sirosis hati pada saat fase awal anak mengidap penyakit tersebut. Umumnya, tanda-tanda anak mengidap sirosis hati mulai muncul saat kondisi sakitnya sudah parah. Padahal, hati merupakan organ tubuh yang memiliki banyak fungsi bagi tumbuh kembang anak. Berikut ini adalah beberapa gejala sirosis hati pada anak.

Sirosis Hati Pada Anak

Sirosis Hati Pada Anak

  1. Kelelahan

Anak sering tampak lesu dan mudah kelelahan perlu mendapat perhatian khusus. Orang tua dapat mencari penyebabnya, bisa jadi anak menderita penyakit serius seperti gejala asma pada anak dan sirosis hati. Beri asupan nutrisi yang cukup dengan cara meningkatkan nafsu makan anak. Jika kondisi anak sering kelelahan berlangsung dalam periode lama, perlu diwaspadai bahaya sirosis pada anak.

  1. Pendarahan

Terbentuknya jaringan parut pada tubuh bagian hati anak dapat menimbulkan pendarahan pada anak. Hal ini disebabkan jaringan parut pada hati mengakibatkan terhambatnya aliran darah. Sehingga pembuluh darah mengalami pembengkakan. Pembengkakan yang tidak tertanggani menyebabkan pendarahan. Selain itu, anak dengan sirosis hepatitis lebih mudah mengalami memar pada tubuhnya.

  1. Kaki anak sembab

Gejala sirosis hati pada anak yang mudah diamati lainnya adalah pembengkakan pada kaki anak. Hal ini disebabkan oleh penumpukan cairan pada jaringan lunak di bagian kaki anak. Hal ini terjadi akibat terhambatnya aliran darah pada hati anak akibat sirosis, sehingga cairan dalam darah menumpuk pada celah-celah antar sel tubuh anak.

  1. Perut membesar

Kondisi perut anak membesar hingga pusar anak terjulur, menunjukkan penyakit sirosis hati pada anak yang sudah parah. Perut yang membesar tersebut disebabkan oleh penumpukan cairan pada abdomen perut anak. Selain tampak perut anak tampak membesar, anak juga mengalami ketidaknyamanan seperti nyeri perut, penyebab perut kembung pada bayi dan anak, dan sesak nafas.

  1. Penurunan nafsu makan

Gangguan metabolisme tubuh dan penyerapan zat makanan oleh tubuh akibat terganggunya fungsi hati, mengakibatkan gangguan pola makan anak. Selain itu, berkurangnya nafsu makan juga disebabkan konsentrasi cairan dalam perut anak, sehingga anak mudah merasa kenyang dan sering merasa begah walaupun perutnya baru diisi sedikit makanan.

  1. Sakit kuning

Kondisi ini kulit kuning pada gejala sirosis hati pada anak terjadi karena gangguan aliran bilirubin dalam tubuh anak. Bilirubin adalah zat yang terbentuk ketika sel darah merah (hemoglobin) terurai saat proses pembaharuan sel darah merah. Bilirubin dibawa melewati pembuluh darah ke hati dan becampur dengan empedu. Keberadaan jaringan parut akibat sirosis hati, menyebabkan berkurangnya fungsi hari dan produksi empedu. Sehingga bilirubin tidak dapat dibuang lewat saluran pencernaan dan mengendap pada kulit atau mata anak, dan menyebabkan bahaya bayi kuning untuk tumbuh kembangnya dan gejala penyakit kuning pada anak.

Penyebab Sirosis Hati pada Anak

Sirosis umumnya diderita orang dewasa yang suka mengkonsumsi alkohol dan merokok, namun penyakit ini juga dapat menyerang anak-anak bahkan bayi sekalipun. Beberapa penyebab sirosis hati pada anak antara lain sebagai berikut.

  1. Saluran Empedu Tersumbat

Saluran empedu berfungsi untuk mengalirkan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati ke saluran pencernaan, sehingga proses metabolisme dapat berjalan dengan lancar. Namun jika saluran empedu anak tersumbat maka cairan tersebut tidak dapat mengalir dan akhirnya kembali menuju kantung empedu dan hati. Akibatnya terjadi penumpukan cairan pada hati dan menyebabkan hati mengalami kerusakan dan gangguan fungsi.

  1. Virus Hepatitis B

Penyakit yang berhubungan dengan hati memang lebih sering disebabkan oleh virus hepatitis. Hepatitis B termasuk salah satu virus yang dapat menyebabkan anak mengalami sirosis hati. Karena itu sangat penting mengenalkan manfaat mengajarkan anak cuci tangan agar anak dapat terhindari dari infeksi bakteri dan virus patogen penyebab penyakit. Selain cuci tangan, anak juga harus mengkonsumsi makanan sehat untuk tumbuh kembang anak agar anak memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak mudah sakit.

  1. Virus Hepatitis C

Bukan hanya Hepatitis B saja yang dapat menyebabkan sirosis, namun virus Hepatitis C juga sangat sering menyebabkan anak mengalami sirosis hati yang cukup parah. Anak bisa lebih mudah mengalami sirosis dan hepatitis bila tidak diimunisasi. Karena itu orang tua harus mengenal jenis-jenis imunisasi dan manfaatnya agar dapat terhindar dari bahaya bayi tidak diimunisasi.

  1. Jenis Obat Tertentu

Beberapa anak mungkin mengalami penyakit tertentu yang membutuhkan konsumsi obat dalam jangka waktu yang panjang. Efek samping dari obat yang dikonsumsi dalam waktu yang lama apalagi jika jenis obatnya keras dan berpengaruh terhadap fungsi hati yaitu terjadinya gangguan fungsi hati yang berujung pada kerusakan hati. Karena itu penting sekali untuk selalu melakukan konsultasi dengan dokter bila anak mengidap penyakit tertentu dan harus minum obat untuk waktu yang lama.

Itulah beberapa informasi mengenai Sirosis Hati Pada Anak. Penyakit sirosis hati yang tidak tertangani dengan baik dan cepat, dapat berdampak fatal. Orang tua perlu mewaspadai gejala sirosis hati pada anak agar dapat melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan sirosis pada anak sedini mungkin. Semoga bermanfaat ^^

Sirosis Hati Pada Anak

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*