Kanker Hati Gejala Awal

Kanker Hati Gejala Awal

 

Kanker hati terjadi ketika sel-sel di hati mulai tumbuh tidak normal dan akhirnya membentuk tumor ganas. Ada dua jenis kanker hati – kanker hati primer yang berasal dari hati, dan kanker hati sekunder (metastasis) yang dihasilkan dari penyebaran kanker dari organ lain ke hati.

Kanker Hati Gejala Awal

Kanker Hati Gejala Awal

Penderita kanker hati umumnya adalah lansia. Kanker hati primer adalah kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi fatal. Selain kanker hati primer yang muncul di dalam hati, ada juga yang dikenal dengan kanker hati sekunder yang bermula di bagian tubuh lain, seperti usus, sebelum menyebar ke hati.

Kanker hati adalah tipe kanker paling umum kelima di antara laki-laki dan ketujuh di antara wanita. Sekitar 85% kasus kanker hati di dunia terjadi di negara-negara yang masih berkembang. Penyebab tingginya kasus kanker hati di negara-negara yang masih berkembang adalah tingginya kasus hepatitis B dan C di negara-negara tersebut, termasuk di Indonesia.

Kanker hati primer selanjutnya dibagi menjadi empat jenis berdasarkan asal-usul kanker di hati:

  • Hepatocellular carcinoma (HCC) – ini muncul dari sel-sel hati (hepatosit) dan lebih sering terjadi pada laki-laki dan penderita sirosis. Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker hati.
  • Cholangiocarcinoma – kadang-kadang disebut kanker saluran empedu, dimulai di saluran empedu dalam hati.
  • Hepatoblastoma – ini umumnya menyerang anak-anak berusia di bawah empat tahun
  • Angiocarcinoma atau hemangiosarcoma – ini dimulai di pembuluh darah hati dan tumbuh dengan sangat cepat

Kanker hati merupakan kanker paling umum keempat di dunia. Di Singapura, kanker hati adalah kanker paling umum keempat pada pria, dan kanker saluran pencernaan paling umum ketiga dan diderita oleh sekitar 14 individu per 100.000 orang per tahun.

Kanker hati bisa dikatakan merupakan penyakit Asia, dan umum di Asia Tenggara, Cina, Jepang dan Korea. Juga umum terjadi di beberapa bagian dari Afrika dan Mediterania (khususnya Italia). Kanker hati terutama dialami oleh kelompok usia lebih tua, dari 40-an hingga 50-an walaupun bisa juga dialami oleh individu lebih muda yang telah terkena hepatitis-B atau C kronis sejak lahir atau pada mereka dengan kondisi bawaan tertentu.

Gejala Awal Kanker Hati

Sebagian besar pasien dengan kanker hati tidak memiliki gejala apapun. Kanker ini sangat sering terdeteksi secara kebetulan sebagai hasil dari tes USG atau CT scan untuk masalah kesehatan yang tidak terkait lainnya. Pada beberapa pasien mungkin ada gejala samar berupa berat atau ketidaknyamanan di sisi kanan perut. Gejala nyeri dan penurunan nafsu makan atau berat badan biasanya muncul lebih lambat. Berikut adalah gejala lain pada penderita kanker hati :

  • Urine Berwarna Gelap
  • Kulit Dan Mata Berwarna Kuning
  • Ascitis
  • Mual dan Muntah
  • Sakit Perut
  • Gatal – Gatal
  • Lever Membengkak
  • Lelah
  • Penurunan Berat Badan

Penyebab Kanker Hati

Penyebab kanker hati sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Namun kanker hati kanker hati primer (karsinoma hepatoseluler) cenderung terjadi pada hati/liver yang rusak karena cacat lahir, penyalahgunaan alkohol, atau infeksi kronis akibat penyakit seperti hepatitis B dan C, hemochromatosis (terlalu banyaknya kadar besi dalam hati) dan sirosis. Lebih dari 50% orang yang terdiagnosa kanker hati primer, telah mengalami sirosis hati. Mereka yang menderita kondisi genetik yang disebut hemochromatosis memiliki risiko yang lebih besar.

Berbagai zat penyebab kanker yang berhubungan dengan kanker hati primer, termasuk diantaranya: herbisida, aflatoksin (sejenis jamur tanaman pada gandum & palawija), dan bahan kimia tertentu seperti vinil klorida dan arsen. Merokok plus penyalahgunaan alcohol juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati.

Untuk mengobati dan mencegah kanker hati, Anda bisa mengkonsumsi suplemen anti kanker S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Solusi Pengobatan Kanker Hati Ampuh Dengan Suplemen Anti Kanker S-Lutena

Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Obat Sakit LiverSecara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Hati Gejala Awal

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*